Gen Z Jadi Kelompok Paling Optimal terhadap Ekonomi Indonesia
- 13 Agt 2026 04:30 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate- Generasi Z menjadi kelompok usia yang paling optimistis terhadap kondisi ekonomi Indonesia pada Juli 2026. Optimisme tersebut tercermin dalam hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang menunjukkan tingkat keyakinan ekonomi kelompok usia 20–30 tahun berada di atas kelompok usia lainnya.
Berdasarkan survei tersebut, kelompok usia 20–30 tahun mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 122,9. Angka ini berada jauh di atas batas optimisme 100 sekaligus menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Capaian ini menunjukkan bahwa Gen Z memiliki pandangan positif terhadap kondisi ekonomi saat ini.
Optimisme juga terlihat dari persepsi terhadap penghasilan. Pada Juli 2026, indeks penghasilan saat ini Gen Z mencapai 124,9. Sementara itu, indeks pembelian barang tahan lama berada di angka 109,5, yang mengindikasikan adanya keyakinan bahwa kondisi ekonomi cukup mendukung kemampuan untuk melakukan pembelian barang bernilai relatif besar.
Menariknya, keyakinan Gen Z tidak hanya berlaku untuk kondisi ekonomi saat ini. Untuk periode enam bulan mendatang, indeks ekspektasi penghasilan kelompok usia 20–30 tahun mencapai 139,0, sekaligus menjadi yang tertinggi. Angka tersebut memperlihatkan adanya harapan kuat bahwa kemampuan atau pendapatan mereka akan mengalami kondisi yang lebih baik ke depan.
Meski menunjukkan optimisme tinggi, pola pengelolaan pendapatan Gen Z tetap memperlihatkan adanya pembagian antara kebutuhan konsumsi, kewajiban finansial, dan tabungan. Dari pendapatan yang diterima, sekitar 72,7 persen dialokasikan untuk konsumsi, 10,5 persen untuk cicilan atau utang, dan 16,8 persen untuk tabungan.
Data tersebut menunjukkan bahwa optimisme Gen Z terhadap perekonomian berjalan berdampingan dengan keputusan finansial yang relatif berimbang. Di satu sisi, Gen Z memiliki keyakinan terhadap kondisi ekonomi dan prospek penghasilan ke depan. Di sisi lain, sebagian dari mereka pendapatan tetap disisihkan untuk tabungan serta digunakan untuk memenuhi kewajiban finansial.
Temuan Survei Konsumen Bank Indonesia ini sekaligus menggambarkan bagaimana kelompok usia muda melihat perekonomian Indonesia. Optimistis terhadap masa depan, tetapi tetap perlu menjaga keseimbangan antara konsumsi, cicilan, dan tabungan agar optimisme ekonomi dapat berjalan seiring dengan ketahanan finansial pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....