Penumpang KM. Intim Teratai Dievakuasi Kapal Polisi

  • 17 Feb 2026 19:21 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menerjunkan tiga unit kapal dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) untuk membantu tim SAR melakukan evakuasi penumpang Kapal Motor (KM) Intim Teratai yang kandas di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan. Tiga kapal dari Ditpolairud Polda Maluku Utara tersebut adalah, kapal Wibisana BKO Mabes, KPC Kie Besi dan kapal SBU.

Hal tersebut disampaikan langsung Direktur Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda melalui Kasubdit Gakkum Kompol. Riki Arinanda saat dikonfirmasi RRI, Selasa 14 Februari 2026.

Riki menyebut, kapal SBU melakukan evakuasi pertama terhadap penumpang atas nama Nabila Mahmud (33 tahun) yang mengalami sesak nafas ke Kota Ternate.

“Evakuasi pertama itu langsung di bawa ke Ternate karena korban sesak napas,” katanya.

Baca juga: Dihantam Ombak, Penumpang KM. Intim Teratai Dievakuasi SAR

Kemudian kapal Kie Besi juga melakukan evakuasi sejumlah penumpang ke Ternate yang mengalami patah tulang tangan dan penumpang hamil. 3 korban tersebut masing-masing adalah, Harita (33 tahun), Ayu Maniku (26 tahun), Rindu Moune dan Mardiana (75 tahun).

"Beberapa penumpang itu dievakuasi menuju Ternate untuk perawatan di rumah sakit. sementara penumpang lainnya dinyatakan selamat dan masih dalam evakuasi tim SAR gabungan," ujarnya.

Diketahui, KM Intim Teratai dilaporkan kandas di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Selasa (17/2/2026) dini hari.

kapal tersebut bertolak dari Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan pada 16 Februari 2026 Pukul 21:00 WIT, dengan tujuan Bastiong, Kota Ternate.

Dalam perjalanan, sekitar pukul 04:45 WIT dini hari, kapal tersebut dihantam gelombang tinggi dan kandas di perairan Pulau Makian

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....