Dari Timur Tim Maitara FKIK Bantu Aceh Tamiang
- 29 Des 2025 10:54 WIB
- Ternate
KBRN,Ternate :TiM Maitara (Medis Apoteker Intervensi Tanggap Darurat Aceh Tamiang) dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun melalui Hibah PKM Tanggap Darurat Bencana (Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan) Kemdiktisaintek 2025 (No. 1737/C3/AL.04/2025) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Aceh Tamiang selama 10 hari, terhitung sejak 18 hingga 28 Desember 2025. Kegiatan kemanusiaan ini difokuskan pada pelayanan kesehatan terpadu, distribusi logistik, serta dukungan psikososial bagi warga terdampak banjir yang belum memperoleh akses layanan medis secara optimal.
Melalui release yang di terima redaksi ,Selama masa penugasan, Tim Maitara berhasil menjangkau sedikitnya 741 pasien yang tersebar di sejumlah desa terdampak banjir, yakni Desa Johor, Simpang Tiga, Lorong Gulugur, Desa Pahlawan, Desa Bahagia, Desa Rantau Panjang, Desa Wonosari, dan Desa Babo. Wilayah-wilayah tersebut sebelumnya mengalami keterbatasan akses tenaga medis dan tenaga kesehatan akibat terputusnya jalur distribusi pascabencana.

Tim Maitara FKIK Unkhair sedang menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak di Aceh .
Pelaksanaan PKM ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama Health Emergency Operational Center (HEOC) Kabupaten Aceh Tamiang serta relawan dari Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA). Kolaborasi ini menjadi kunci percepatan penjangkauan wilayah terdampak, baik dalam pelayanan kesehatan kuratif maupun penyaluran bantuan logistik pangan dan nonpangan.
Selain pelayanan kesehatan lapangan, Tim Maitara turut berperan aktif dalam revitalisasi layanan Puskesmas Tamiang Hulu sebagai mitra utama kegiatan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat pada fase pemulihan awal pascabencana, melalui dukungan tenaga kesehatan, penataan alur layanan, serta penguatan fungsi pelayanan rawat jalan.
Pada aspek pemulihan sosial, Tim Maitara juga melaksanakan edukasi dan pendampingan psikososial bagi anak-anak terdampak banjir di Desa Wonosari. Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak mengatasi trauma pascabencana melalui pendekatan edukatif, permainan terapeutik, dan interaksi yang ramah anak. Selain itu, tim Maitara juga melakukan upaya pencegahan penularan penyakit pasca bencana melalui pengenalan cara sanitasi tangan yang baik dan cara memanfaatkan tanaman obat rumah tangga (TOGA) sehingga jumlah penyakit pasca bencana dapat dikendalikan juga secara mandiri oleh masyarakat sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....