Plakat Batu Angus Warisan Geologi Berkelas

  • 17 Sep 2025 05:53 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: MAhasiswa Unkhair kembali menunjukkan potensinya sebagai daerah kaya inovasi dengan hadirnya Plakat Batu Angus KHAIRUNQU, sebuah cinderamata eksklusif yang mengangkat kekayaan geologi lokal menjadi karya seni berkelas. Inovasi ini digagas oleh tim kreatif muda yang terdiri dari Restu Aprianto sebagai Ketua Tim, serta Mhd. Rafli Syamsudin, Dian Angraini Tjan, dan Umi A. Karim sebagai anggota.

Plakat ini terinspirasi dari Batu Angus, situs geologi terkenal di Ternate yang terbentuk dari letusan Gunung Gamalama. Karakter batu vulkanik yang unik dan nilai historisnya menjadi fondasi utama desain plakat yang ditujukan sebagai cinderamata khas Ternate dengan nilai estetika dan edukatif.

Dalam program Tamu Kita Selasa ( 16/09/2025) Restu Aprianto menjelaskan bahwa ide ini muncul dari keinginan untuk menciptakan produk lokal yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna.

“Kami ingin Batu Angus tidak hanya dikenal sebagai situs wisata, tapi juga hadir dalam bentuk yang bisa dibawa pulang. Plakat ini menjadi simbol kecintaan terhadap tanah Ternate, sekaligus media promosi geowisata,” ucap Restu.

Mhd. Rafli Syamsudin, mengatakan proses pembuatan plakat ini melibatkan teknik pencetakan dan pemrosesan batu vulkanik dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami tidak mengambil batu secara sembarangan. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan bahan baku berasal dari sumber yang tidak merusak ekosistem,” ujar Rafli.

Dian Angraini Tjan menambahkan bahwa selain sebagai oleh-oleh, plakat ini juga bisa digunakan dalam kegiatan akademik dan promosi daerah. "Untuk hadiah resmi, kenang-kenangan instansi, atau materi promosi wisata dan edukasi geologi,” ujarnya.

Umi A. Karim pun menekankan pentingnya pemberdayaan lokal dalam produksi plakat. Mhd. Rafli Syamsudin, proses pembuatan plakat ini melibatkan teknik pencetakan dan pemrosesan batu vulkanik dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami tidak mengambil batu secara sembarangan. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan bahan baku berasal dari sumber yang tidak merusak ekosistem,” ujar Rafli.

Dian Angraini Tjan menambahkan bahwa selain sebagai oleh-oleh, plakat ini juga bisa digunakan dalam kegiatan akademik dan promosi daerah. “Cocok untuk hadiah resmi, kenang-kenangan instansi, atau materi promosi wisata dan edukasi geologi,” ujarnya.

Umi A. Karim pun menekankan pentingnya pemberdayaan lokal dalam produksi plakat.“Kami melibatkan pengrajin lokal dalam proses pembuatannya, sehingga ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” jelasnya.

Plakat Batu Angus KHAIRUNQU ini diharapkan dapat menjadi terobosan baru dalam mendukung sektor pariwisata dan edukasi geologi di Ternate. Tim pengembang berharap produk ini dapat dipasarkan secara luas, baik lokal maupun nasional, bahkan menembus pasar internasional.

Dengan memadukan keunikan alam, nilai budaya, dan sentuhan kreativitas, Plakat Batu Angus KHAIRUNQU menjadi bukti bahwa kekayaan lokal bisa diolah menjadi produk berkelas yang membanggakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....