Latte Dad, Simbol Peran Baru Ayah Modern

  • 31 Agt 2025 15:05 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Beberapa tahun terakhir, istilah “Latte Dad” mulai muncul dalam percakapan seputar gaya hidup ayah muda. Istilah ini awalnya populer di Inggris dan Australia, menggambarkan sosok ayah yang menghabiskan waktunya di kafe sambil mengasuh anak.

Biasanya, terlihat mendorong stroller dengan satu tangan, dan memegang segelas latte di tangan lainnya. Fenomena ini merepresentasikan perubahan besar dalam budaya parenting, peran ayah yang semakin aktif, terbuka, dan modern dalam mengasuh anak.

“Latte Dad” berakar dari stereotipe sosial yang melihat pria di kafe bukan hanya sebagai pekerja remote atau sekadar nongkrong. Akan tetapi juga sebagai ayah yang ikut terlibat penuh dalam keseharian anaknya.

Kafe menjadi simbol gaya hidup urban, sementara latte dipilih karena identik dengan tren minuman para milenial. Fenomena ini mencerminkan pergeseran peran gender dalam keluarga.

Jika dulu ayah dianggap “breadwinner” yang jarang terlibat langsung dalam pengasuhan, kini muncul citra ayah yang hadir, terlibat, dan bangga memperlihatkannya. Bagi sebagian orang, “Latte Dad” adalah tanda positif bahwa norma sosial makin fleksibel dimana ayah boleh menjadi figur penyayang dan hangat tanpa kehilangan maskulinitas.

Walaupun istilahnya lahir di luar negeri, fenomena serupa mulai terlihat di kota-kota besar Indonesia. Banyak ayah muda yang tidak canggung membawa anak ke kafe, ikut dalam komunitas parenting, hingga membagikan momen pengasuhan di media sosial.

Kehadiran mereka menambah warna dalam diskusi soal kesetaraan peran orang tua. Sekaligus mendorong normalisasi bahwa mengasuh anak bukan hanya “tugas ibu”.

“Latte Dad” bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan simbol pergeseran budaya pengasuhan modern. Ia menggambarkan wajah baru ayah muda yang terlibat, percaya diri, dan ingin hadir di setiap momen tumbuh kembang anak.

Pada akhirnya, fenomena ini mengingatkan kita bahwa parenting adalah kerja tim. Dan secangkir latte hanyalah bonus kecil dalam perjalanan panjang itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....