Bersatu dalam Perbedaan, Menguatkan Kebersamaan

  • 23 Agt 2025 16:01 WIB
  •  Ternate

KBRN Ternate, Semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama kembali digaungkan dalam program “Tamu Kita, Kita Indonesia” yang diselenggarakan secara live by phone pada Jumat malam.(22/08/2025)

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Adnan Mahmud Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dan Djuniar, Direktur Pelaksana Program LBH Perlindungan Anak (PA) Morotai, keduanya sepakat bahwa menjaga toleransi adalah kunci utama dalam memperkuat persatuan bangsa.

Dalam sesi diskusi, Dr. Adnan Mahmud menyampaikan bahwa keberagaman agama di Indonesia adalah anugerah yang harus dijaga melalui dialog, saling pengertian, dan kolaborasi antar komunitas.

Kerukunan tidak terjadi begitu saja. Ia harus dibangun dengan komunikasi yang jujur, keterbukaan, dan rasa saling menghargai. FKUB hadir sebagai wadah untuk menjembatani itu semua,” ujar Adnan.

Senada dengan itu, Djuniar menambahkan bahwa pendidikan toleransi harus dimulai sejak usia dini.

“Melalui program-program LBH PA Morotai, kami mengedukasi anak dan remaja tentang pentingnya menerima perbedaan. Ini bukan hanya soal agama, tapi juga soal membentuk karakter generasi masa depan yang inklusif,” jelas Djuniar.

Ia juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama, pendidik, dan media dalam membangun narasi positif di tengah masyarakat yang majemuk.

Acara “Tamu Kita, Kita Indonesia”live melalui saluran telephone Banyak yang mengapresiasi semangat kebersamaan yang dibawa oleh kedua tokoh ini, terutama dalam menjaga keharmonisan di wilayah-wilayah yang rawan konflik sosial.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu intoleransi.

“Indonesia ini rumah kita bersama. Tugas kita adalah menjaga agar tetap damai dan harmonis,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....