Pengembangan Metode Qiro’ah Menjawab Tantangan Pendidikan Islam Modern

  • 01 Agt 2025 18:49 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Metode pembelajaran membaca Al-Qur’an terus berkembang mengikuti arus zaman dan teknologi digital. Pergeseran dari sistem tradisional menuju multimedia membawa tantangan baru bagi pendidikan Islam saat ini.

Dr. Agustang K, Ketua LPQ Bustanul Qiroah Tubo dan dosen IAIN Ternate, aktif dalam inovasi metode Qiro’ah. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang menyesuaikan dengan karakter dan kemampuan peserta didik.

"Metode Qiro’ah yang kami kembangkan berfokus pada keefektifan serta ketepatan sasaran dalam proses belajar. Kita harus mampu merancang metode yang menarik bagi generasi digital yang dekat dengan visual." Ujarnya.

Menurutnya, Pelatihan bagi guru ngaji juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan metode Qiro’ah yang tidak bersifat monoton. LPQ Bustanul Qiroah rutin mengadakan pelatihan di berbagai wilayah Maluku Utara secara berkala.

Fatma Salasa, S.Ag, Kepala MTs Alkhairaat Ternate, menyambut baik metode baru dalam pembelajaran Al-Qur’an di sekolah. Ia menilai integrasi kurikulum dengan metode interaktif memperkuat pendidikan karakter siswa sejak dini.

"Anak-anak lebih mudah menyerap pelajaran jika metode belajar Al-Qur’an disesuaikan dengan usia mereka. Kolaborasi antara sekolah dan LPQ penting agar pelajaran agama tetap menjadi prioritas." Katanya.

Fatma menambahkan bahwa keberhasilan pembelajaran juga ditentukan oleh keterlibatan orang tua dalam proses di rumah. “Sekolah memberi fasilitas dan bimbingan, tapi peran utama tetap di keluarga,” ucapnya tegas.

Dr. Agustang dan Fatma sepakat bahwa metode belajar Al-Qur’an harus adaptif terhadap perubahan tanpa kehilangan nilai keilmuan. Pendidikan Islam harus tetap menjadi sumber moral sekaligus menjawab tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....