Hari Tasyrik, Waktu yang Istimewa dalam Islam
- 07 Jun 2025 05:44 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Hari Tasyrik adalah waktu yang istimewa dalam Islam, dimana umat Islam dianjurkan untuk menikmati hidangan dari daging kurban, memperbanyak dzikir, dan melaksanakan ibadah lainnya. Larangan berpuasa pada hari-hari ini merupakan bagian dari syariat untuk menjaga semangat kebersamaan dan rasa syukur atas nikmat Allah SWT.
Bagi yang belum melaksanakan kurban pada Hari Raya Iduladha, hari Tasyrik adalah kesempatan untuk melakukannya. Ibadah Kurban ini mengajarkan rasa empati, kepedulian, dan pengorbanan kepada sesama.
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Iduladha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada tahun 2025, Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 7, 8, dan 9 Juni.
Rasulullah SAW melarang umat Islam untuk berpuasa pada hari-hari Tasyrik. Mengenai hukum berpuasa setelah Iduladha, khususnya pada hari Tasyrik, mayoritas ulama berpendapat bahwa puasa di hari Tasyrik hukumnya haram.
Setelah merayakan Iduladha, umat Islam dianjurkan untuk tidak berpuasa pada hari Tasyrik dan sebaliknya, menikmati momen kebersamaan serta hidangan yang ada sebagai bagian dari syiar Islam. Hari tasyrik merupakan kesempatan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT, bersyukur atas nikmat-Nya, dan bersilaturahmi dengan sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....