Peringatan Hari Hak Asasi Manusia

  • 09 Des 2024 20:14 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Hari Hak Asasi Manusia pada tanggal 10 Desember setiap tahunnya bertujuan untuk menghormati diadopsinya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR).

Perwakilan dari berbagai latar belakang budaya di seluruh dunia menyusun UDHR. Setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa terbentuk, UDHR menjadi salah satu pencapaian signifikan pertamanya.

UDHR berisi pembukaan bersama dengan 30 pasal yang membahas hak asasi manusia secara khusus. Seluruh dokumen membahas nilai-nilai universal untuk semua orang dan semua bangsa.

Beberapa hak yang dibahas meliputi:

1. Hak untuk: kesetaraan, hidup, kebebasan, keaman an pribadi, dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah, pernikahan dan keluarga, harta milik sendiri, istirahat dan waktu luang, pendidikan.

2. Kebebasan dari: diskriminasi, perbudakan, penyiksaan, penangkapan dan pengasingan sewenang-wenang

3. Kebebasan untuk: kepercayaan dan agama, pendapat dan informasi

Hak lainnya yakni kebebasan dari campur tangan negara atau pribadi, dan melindungi semua hak lainnya.

Banyak janji yang tercantum dalam UDHR belum terwujud. Akan tetapi, dokumen tersebut telah teruji oleh waktu. Pentingnya dokumen tersebut memberdayakan setiap manusia di dunia.

Selain memberdayakan individu untuk memperjuangkan hak asasi mereka sendiri, dokumen tersebut juga berupaya untuk memungkinkan mereka memperjuangkan hak orang lain.

Tema Hari HAM Sedunia 2024 oleh PBB:

Seperti dilansir PBB, peringatan Human Rights Day atau Hari HAM Sedunia 2024 mengusung tema "Our Rights, Our Future, Right Now". Di bawah tema ini, kampanye Hak Asasi Manusia PBB tahun ini berfokus pada bagaimana hak asasi manusia merupakan jalan menuju solusi, karena hak asasi manusia memainkan peran penting sebagai kekuatan preventif, protektif, dan transformatif untuk kebaikan, terutama di masa krisis.

Tema Hari HAM Sedunia ke-76 di Indonesia:

Seperti dilansir Kementerian HAM RI, peringatan Hari HAM Sedunia 2024 di Indonesia mengusung tema "Harmoni dalam Keberagaman Menuju Indonesia Emas 2045". Tema ini bukan hanya sekedar semboyan tetapi sebuah refleksi cita-cita besar sebagai bangsa yang hidup dalam keberagaman.

Dengan mengusung tema tersebut, Kementerian HAM RI mengajak semua pihak untuk bersama-sama melangkah menuju masa depan yang cerah dan melaksanakan perlindungan, pemajuan, penegakan dan penghormatan HAM di Indonesia. Pada akhirnya, semua pihak bertanggung jawab atas terciptanya Indonesia yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.

Selain itu, menurut Kementerian HAM RI, tema ini bukan hanya sekedar semboyan tetapi sebuah refleksi cita-cita besar sebagai bangsa yang hidup dalam keberagaman. Indonesia yang diimpikan di tahun 2045 saat 100 tahun kemerdekaan adalah sebuah negara yang damai dan inklusif dimana setiap warga negara hidup dalam harmoni, saling menghargai dan memperoleh hak asasi yang dijamin oleh negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....