Gunung Ibu Erupsi 78 Kali dalam Sehari, Status Masih Waspada
- 21 Sep 2026 07:33 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Barat — Aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, masih menunjukkan intensitas tinggi. Berdasarkan hasil pengamatan periode 20 September 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIT, tercatat sebanyak 78 kali letusan.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Ibu, Darsono Hi. Muhammad Nur melaporkan, secara visual gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan tingkat 0 hingga III. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, mencapai ketinggian sekitar 100 hingga 200 meter di atas puncak kawah.
Selain itu, sebanyak 78 kali letusan teramati dengan tinggi kolom erupsi berkisar 200 hingga 800 meter dan berwarna kelabu.
“Dari sisi kegempaan, tercatat 78 kali gempa letusan dengan amplitudo 15 hingga 28 milimeter dan durasi 36 hingga 92 detik. Aktivitas kegempaan lainnya meliputi dua kali gempa guguran, 10 kali tremor harmonik, 77 kali gempa frekuensi rendah, 102 kali gempa vulkanik dangkal, serta 16 kali gempa tektonik jauh,” kata Darsono melalui rilis, Senin 21 September 2026.
Dengan kondisi tersebut, tingkat aktivitas Gunung Ibu masih berada pada Level II atau Waspada.
Pos PGA Ibu mengimbau, masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius dua kilometer dari kawah aktif. Larangan tersebut juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Masyarakat juga diminta menggunakan masker dan pelindung mata apabila terjadi hujan abu saat beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, masyarakat diimbau menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung api tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....