Aktivitas Gunung Dukono Masih Waspada, 47 Letusan Terekam

  • 21 Sep 2026 07:08 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Utara — Aktivitas Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, masih berada pada Level II atau Waspada. Berdasarkan hasil pengamatan periode 20 September 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIT, tercatat 47 kali gempa letusan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Hanhan Handayani mencatat gempa letusan tersebut memiliki amplitudo 6 hingga 17 milimeter dengan durasi 18,05 hingga 120,29 detik.

“Selain gempa letusan, tercatat pula empat kali gempa low frequency dengan amplitudo 4 hingga 5 milimeter dan durasi 19,62 hingga 32,73 detik,” ujar Hanhan melalui rilia WAG, Senjn 21 September 2026.

Tremor menerus atau microtremor juga terekam dengan amplitudo 4 hingga 14 milimeter, dengan amplitudo dominan 12 milimeter.

Hanhan menjelaskan, dari hasil pengamatan visual, kondisi puncak Gunung Dukono tertutup kabut dengan tingkat kabut 0-I hingga 0-III. Sementara asap kawah tidak teramati.

“Kondisi cuaca di sekitar gunung api terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang dengan arah dominan utara, timur laut, dan timur. Suhu udara berkisar antara 26 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 56 hingga 92 persen,” katanya.

Dengan status aktivitas Gunung Dukono yang masih berada pada Level II (Waspada), masyarakat di sekitar gunung api serta pengunjung dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas, pendakian, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan abu vulkanik yang dapat terjadi secara periodik. Sebaran abu dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin.

Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan, masyarakat di sekitar Gunung Dukono direkomendasikan selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan saat terjadi hujan abu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....