Peneliti Unkhair Ingatkan Kompleksitas Risiko Gempa Maluku Utara
- 16 Sep 2026 19:35 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate — Peneliti Pusat Studi Tangguh Bencana Universitas Khairun, Rahim Ahmad, mengingatkan kompleksitas risiko gempa Maluku Utara. Menurutnya, kondisi tektonik wilayah tersebut dipengaruhi pertemuan sejumlah lempeng dan zona subduksi.
Kondisi tektonik tersebut membuat potensi kegempaan di Maluku Utara cukup kompleks.
Rahim menyampaikan hal itu dalam Dialog Ternate Pagi, Rabu, 16 September 2026.
Ia menjelaskan, gempa bumi tidak hanya menimbulkan guncangan sebagai ancaman utama bagi masyarakat. Gempa juga dapat memicu bencana ikutan, seperti tsunami, longsor, dan likuefaksi.
Rahim meminta masyarakat memahami potensi bencana tanpa panik menghadapi istilah megathrust. Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh informasi yang tepat mengenai risiko bencana di wilayah masing-masing.
Ia juga menjelaskan kondisi tertentu dapat memengaruhi aktivitas gunung api setelah terjadi gempa. Karena itu, pemahaman terhadap berbagai potensi bahaya perlu menjadi bagian dari kesiapsiagaan masyarakat.
Rahim mendorong masyarakat menyiapkan kebutuhan penting sebelum bencana terjadi.
Kebutuhan tersebut meliputi dokumen penting, makanan, obat-obatan, serta perlengkapan dasar lainnya.
Menurut Rahim, kesiapan tersebut membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat secara lebih mandiri. Kesiapsiagaan juga perlu dibangun secara berkelanjutan, bukan hanya ketika bencana sudah terjadi.
“Masyarakat tidak perlu takut berlebihan, tetapi harus memahami risiko di lingkungannya,” kata Rahim. Ia menilai pengetahuan tentang kebencanaan menjadi dasar penting dalam membangun masyarakat tangguh.
Rahim mengajak masyarakat Maluku Utara membangun budaya hidup berdampingan dengan potensi bencana. Budaya tersebut diwujudkan melalui pengetahuan, kesiapan, dan kemampuan mengambil tindakan saat kondisi darurat.
Ia menegaskan kesiapsiagaan perlu dipersiapkan sebelum terjadi keadaan darurat. Dengan kesiapan yang baik, masyarakat dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan berbagai ancaman bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....