Syukuri Nikmat Kemerdekaan dengan Amanah dan Tanggung Jawab
- 18 Agt 2026 14:09 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Nikmat kemerdekaan Indonesia yang telah dirasakan selama 81 tahun patut disyukuri seluruh elemen bangsa. Rasa syukur tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga harus dibuktikan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan H. Usman Muhammad dalam Kuliah Subuh On Air Pro 1 RRI Ternate dengan tema Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan seri ketiga, Senin (17/8/2026).
H. Usman menjelaskan, kemerdekaan merupakan salah satu nikmat dan karunia Allah SWT yang harus disadari serta dijaga. Menurutnya, kesadaran tersebut juga tercermin dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menyebut kemerdekaan Indonesia sebagai berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
Ia mengatakan, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan. Pertama, bersyukur dengan hati dengan menyadari bahwa kemerdekaan merupakan karunia Allah SWT.
Kedua, bersyukur melalui lisan dengan memperbanyak ucapan syukur dan zikir kepada Allah SWT. Sementara yang ketiga, rasa syukur harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Tidak cukup dengan hati, tidak cukup dengan lisan, hanya sekadar mengucapkan syukur Alhamdulillah, tapi harus diwujudkan dengan tindakan nyata kita,” ujarnya.
Menurutnya, mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan bersikap jujur dan amanah dalam menjalankan setiap tanggung jawab. Setiap orang, kata dia, memiliki peran dan tanggung jawab sesuai kedudukannya, baik dalam keluarga maupun ketika dipercaya mengurus masyarakat dan negara.
H. Usman mengingatkan, kepercayaan yang diberikan kepada seseorang merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Penyalahgunaan amanah, termasuk tindakan korupsi, dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa.
Ia menegaskan, para pejuang kemerdekaan telah mengorbankan harta, keluarga, jiwa dan raga demi memperoleh kemerdekaan. Karena itu, generasi saat ini memiliki kewajiban untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.
“Dulu mereka kehilangan segala-galanya, tetapi mereka mendapat kemerdekaan. Sekarang kita mendapat segalanya, tetapi justru kita merasa kehilangan,” katanya.
Lebih lanjut, H. Usman menyampaikan cara keempat dalam mensyukuri kemerdekaan adalah dengan merawat nikmat tersebut. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata harus dijaga agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak menyia-nyiakan kemerdekaan dengan perilaku yang dapat merusak persatuan dan masa depan bangsa.
Dengan demikian, momentum peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa syukur, menjaga amanah, serta mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....