Arahan Presiden, Polda Bangun 11 Jembatan Merah Putih di Maluku Utara

  • 12 Agt 2026 15:45 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Komitmen membantu masyarakat di wilayah terpencil terus ditunjukkan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Maluku Utara lewat program “Jembatan Merah Putih Presisi”. Program ini difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jembatan guna membuka akses transportasi warga di sejumlah daerah.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Melalui inisiatif ini, kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses dasar di wilayah pelosok.

Sepanjang 2026, Polda Maluku Utara bersama Polres jajaran telah membangun sejumlah jembatan di berbagai kabupaten dan kota. Pembangunan dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan, pekerjaan pondasi, pembangunan struktur, hingga tahap akhir atau finishing.

Kapolda Polda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, Rabu, 12 Agustus 2026 mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.

Salah satu pembangunan dilakukan oleh Satuan Brimob Polda Maluku Utara di Desa Salube, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara, berupa jembatan beton yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga setempat.

Di wilayah Kota Tidore Kepulauan, Polresta Tidore membangun Jembatan Gunung Mangga yang menghubungkan Desa Selamalofo, Kecamatan Oba Selatan, dengan Desa Kususinopa, Kecamatan Oba. Infrastruktur ini menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian.

Sementara itu, di Kabupaten Pulau Taliabu, Polres setempat menyelesaikan pembangunan jembatan penghubung Desa Wayo dan Desa Bobong di Dusun Tanjung Sari dalam waktu sekitar 12 hari. Kecepatan pembangunan tersebut dinilai penting untuk segera memulihkan akses masyarakat.

Di Kabupaten Kepulauan Sula, dua jembatan dibangun, masing-masing di Desa Kabau Darat, Kecamatan Sulabesi Barat, serta perbaikan Jembatan Hol Merah Putih yang menghubungkan Desa Leko Sula dan Desa Leko Kadai. Jembatan ini juga mempermudah akses pelajar antar Kecamatan Mangoli Barat dan Mangoli Utara.

Pembangunan serupa dilakukan di Kabupaten Halmahera Timur melalui jembatan di Kali Waibua yang menghubungkan Desa Saolat dan Desa Wasileo, Kecamatan Maba Utara. Adapun di Kabupaten Halmahera Utara, jembatan dibangun untuk menghubungkan Desa Toboulamo dan Desa Takimo di Kecamatan Kao Barat.

Di Kabupaten Halmahera Selatan, Polres setempat membangun Jembatan Merah Putih Kaireu di Kecamatan Bacan Timur. Sedangkan di Kabupaten Halmahera Tengah, jembatan darurat dibangun di Desa Wedana, Kecamatan Weda, guna mempermudah akses warga menuju area pemakaman.

Sementara itu, di Kabupaten Halmahera Barat, jembatan darurat juga dibangun menggunakan batang kelapa sebagai penghubung darat antara Kecamatan Ibu Utara, Desa Going, dan Kecamatan Loloda.

Lebih lanjut, Polda Maluku Utara dijadwalkan meresmikan salah satu jembatan, yakni Jembatan Merah Putih Presisi “Tubulew” di Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Peresmian tersebut menjadi simbol komitmen berkelanjutan Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.

Kapolda berharap program Jembatan Merah Putih Presisi dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta meringankan beban warga di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....