Indonesia Raih 14 Emas di Kejuaraan Sepatu Roda China
- 11 Agt 2026 06:45 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kontingen sepatu roda Indonesia tampil gemilang pada Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung di Dehua County, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, China, pada 7 hingga 9 Agustus. Indonesia berhasil membawa pulang 19 medali, terdiri atas 14 emas, empat perak, dan satu perunggu.
Capaian tersebut menunjukkan konsistensi atlet Indonesia dalam bersaing menghadapi peserta dari berbagai negara kawasan Asia. Perolehan medali Indonesia berasal dari sejumlah nomor senior dan junior yang dipertandingkan selama kejuaraan berlangsung. Prestasi tersebut mendapat apresiasi Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia melalui media sosial resminya.
Pada kategori senior, Muhammad Athaya Rizky Prasetya menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Indonesia. Athaya berhasil mengoleksi empat medali emas melalui nomor 200 meter, 500 meter+D, 1.000 meter, dan relay. Torehan tersebut menjadikan Athaya sebagai salah satu atlet Indonesia yang tampil paling dominan sepanjang kejuaraan.
Prestasi serupa ditorehkan Disna Ayu Luhutia yang mendominasi persaingan sektor putri senior dalam kejuaraan tersebut. Disna berhasil meraih tiga medali emas melalui nomor 500 meter+D, 1.000 meter, dan 5.000 meter points. Raihan tersebut turut memperbesar kontribusi sektor senior terhadap total perolehan medali emas Indonesia.
Fatahilah Rajawali C P juga menyumbangkan dua emas serta dua medali perak bagi kontingen Indonesia. Ia meraih emas melalui nomor 10.000 meter elimination dan nomor relay, kemudian menambah dua perak. Sementara itu, Lalu Dafa Maulana menyumbangkan satu emas serta dua medali perak dalam perlombaan tersebut.
Pada kategori junior, Devina Dwi Aprilia berhasil menyumbangkan dua medali emas melalui nomor 5.000 meter points dan 1.000 meter. Nafeeza Lamarch D N menambah dua emas melalui nomor 200 meter dan 500 meter, serta satu perunggu. Dafian Putra Purnama juga memperkuat raihan Indonesia dengan dua medali emas pada nomor 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Dominasi atlet Indonesia terlihat dari jumlah medali emas yang mencapai 14 keping sepanjang kejuaraan berlangsung. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi pembinaan atlet sepatu roda Indonesia menuju kompetisi internasional berikutnya. Prestasi di China juga memperlihatkan potensi atlet muda Indonesia untuk bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Keberhasilan kontingen Indonesia tidak hanya ditentukan atlet senior, tetapi turut diperkuat penampilan para atlet junior. Perpaduan pengalaman dan regenerasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga prestasi olahraga sepatu roda nasional. Hasil kejuaraan di Quanzhou menjadi catatan positif bagi Indonesia dalam menghadapi agenda kompetisi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....