Indonesia-Cina Perkuat Investasi di Wiraraja Madura

  • 11 Agt 2026 05:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Indonesia dan Cina memperkuat kerja sama investasi melalui pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui sejumlah nota kesepahaman untuk mempercepat pembangunan kawasan industri baru. Pengembangan kawasan diharapkan membuka peluang investasi sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Madura.

Nota kesepahaman ditandatangani PT Wiraraja Madura International bersama Guangzhou Zhanjiang Industrial Transfer Cooperation Park Management Committee. Kerja sama lainnya diwujudkan melalui keikutsertaan Wiraraja Madura Industrial Estate dalam Guangdong ASEAN Industrial Park International Cooperation Alliance. Langkah tersebut memperluas jejaring kerja sama industri antara pelaku usaha Indonesia dan mitra strategis dari Cina.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kerja sama tersebut bagian dari upaya memperluas investasi kedua negara. Pemerintah juga terus mendorong program Two Countries Twin Parks sebagai kerangka pengembangan kawasan industri bersama. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat keterhubungan investasi, perdagangan, dan pengembangan kawasan industri antara Indonesia dan Cina.

Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan perdagangan Zhanjiang dengan Indonesia mencapai 2,461 miliar yuan sepanjang 2025. Nilai tersebut meningkat 6,3 persen dibandingkan pencapaian perdagangan pada tahun sebelumnya. Hingga kini, delapan perusahaan asal Zhanjiang telah merealisasikan investasi melalui 12 proyek dengan nilai US$370 juta.

Selain investasi dari Cina, enam perusahaan Indonesia juga telah menanamkan modalnya di Zhanjiang. Perkembangan tersebut menunjukkan hubungan ekonomi kedua negara terus berkembang melalui investasi dan perdagangan lintas wilayah. Pemerintah menilai pengembangan kawasan industri dapat memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus memperkuat rantai industri nasional.

Airlangga mengatakan kerja sama dengan negara mitra strategis akan terus diperkuat untuk mempercepat pengembangan kawasan industri. Kawasan Wiraraja Madura nantinya diharapkan melengkapi kawasan industri berat yang telah berkembang di Jawa Timur. Pengembangan tersebut termasuk melengkapi kawasan petrokimia yang selama ini berkembang di wilayah Gresik.

Keberadaan kawasan industri baru di Madura diharapkan mendorong pemerataan pertumbuhan industri di Jawa Timur. Pengembangan kawasan juga membuka peluang terbentuknya pusat ekonomi baru dengan dukungan investasi dari berbagai negara. Pemerintah berharap kerja sama tersebut turut memperkuat daya saing industri dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kerja sama Indonesia dan Cina turut mencakup pemanfaatan Bilateral Currency Swap Arrangement atau BCSA. Skema tersebut memiliki nilai hingga US$50 miliar dan dapat mendukung transaksi perdagangan menggunakan mata uang masing-masing negara. Kerja sama kawasan industri dan sistem pembayaran tersebut memperkuat hubungan ekonomi bilateral Indonesia dan Cina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....