Lapas Ternate Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- 13 Jul 2026 10:47 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID. Ternate - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate melaksanakan panen jagung sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kalapas Ternate, Faozul Ansori, bersama pejabat struktural, staf, dan warga binaan yang selama ini terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian di lingkungan Lapas Ternate, pada Sabtu 11 Juli 2026.
Panen jagung merupakan hasil dari proses pembinaan yang mengedepankan keterampilan kerja, kedisiplinan, dan produktivitas warga binaan. Program pertanian tersebut tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang membekali warga binaan dengan kemampuan bercocok tanam sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mendukung penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan sumber daya manusia yang produktif.
Kepala Lapas Ternate, Faozul Ansori, menyatakan bahwa keberhasilan panen menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kemandirian mampu memberikan manfaat bagi warga binaan sekaligus mendukung program strategis pemerintah.
“Panen jagung ini merupakan hasil dari pembinaan yang berkesinambungan. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan produktif yang dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas. Di sisi lain, program ini menjadi kontribusi nyata Lapas Ternate dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ujar Faozul Ansori
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Sofyan Mutalib, menjelaskan bahwa seluruh tahapan budidaya jagung dikelola dengan melibatkan warga binaan secara aktif, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen.
"Pembinaan melalui pertanian tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga membentuk etos kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan teknis yang bermanfaat ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat," kata Sofyan Mutalib.
Melalui program pertanian ini, Lapas Ternate terus memperkuat pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan kompetensi warga binaan, mendukung ketahanan pangan nasional, serta mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....