Tradisi Sanasi Warnai Perayaan Idul Adha di Tidore Kepulauan
- 28 Mei 2026 17:14 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore - Atraksi tradisional Sanasi kembali meramaikan suasana Hari Raya Idul Adha di Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara.
Tradisi Sanasi atau yang dikenal masyarakat sebagai silat kampung tersebut merupakan budaya turun-temurun yang rutin digelar usai perayaan Idul Fitri maupun Idul Adha oleh warga setempat.
Pelaksanaan tradisi yang kerap dilakukan di Lingkungan Kahar itu terbilang unik karena diawali dengan ritual adat sederhana sebelum atraksi dimulai.
Ritual tersebut dilakukan dengan membakar arang tempurung kelapa atau gonofu (sabuk kelapa), kemudian ditaburi kemenyan sambil diiringi mantra-mantra adat. Asap kemenyan selanjutnya dihembuskan ke peserta yang akan mengikuti atraksi Sanasi.
Setelah ritual selesai, para peserta mulai memperagakan gerakan silat kampung di hadapan warga yang telah memadati lokasi kegiatan. Atraksi tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Tidak hanya diminati kalangan orang dewasa, atraksi budaya itu juga diikuti anak-anak hingga perempuan yang turut ambil bagian dalam pertunjukan tradisional tersebut.
Warga yang hadir tampak memadati area pertunjukan untuk menyaksikan jalannya atraksi yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Kelurahan Rum setiap momentum hari besar keagamaan.
Salah satu warga setempat, Yahyudin Miraj, mengatakan tradisi Sanasi pada awalnya merupakan bentuk kemampuan bela diri masyarakat kampung yang diwariskan secara turun-temurun.
“Sanasi ini dulunya merupakan silat kampung sebagai sarana bela diri masyarakat. Namun sekarang tradisi ini juga menjadi media untuk melestarikan warisan leluhur sekaligus hiburan masyarakat saat Idul Fitri dan Idul Adha,” ujar Yahyudin, Kamis 28 Mei 2026.
Menurut dia, keberadaan tradisi Sanasi perlu terus dijaga agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman dan pengaruh budaya modern.
Selain menjadi hiburan rakyat, tradisi tersebut juga dinilai memiliki nilai budaya dan kebersamaan yang kuat bagi masyarakat Tidore, khususnya di Kelurahan Rum.
Masyarakat setempat berharap tradisi Sanasi tetap dilestarikan dan terus diperkenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya lokal Maluku Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....