Aktivitas Gunung Dukono Naik Drastis sejak Akhir Maret 2026

  • 08 Mei 2026 22:23 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Utara - Aktivitas vukanik Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara sempat mengalami penurunan aktivitas erupsi pada Agustus 2025, dan kembali mengalami peningkatan erupsi magmatik eksplosif cukup intensif sejak tanggal 30 Maret 2026 terjadi 199 kali erupsi, dengan ketinggian kolom erupsi 50-400 meter dari puncak.

Hingga tanggal 7 Mei 2026 rata-rata terjadi 95 kejadian letusan dengan ketinggian kolom berkisar antara 400 sampai 4.000 meter di atas puncak.

Pada tanggal 8 Mei 2026 pukul 07:41 WIT terjadi letusan disertai suara dentuman lemah hingga kuat, terekam pada seismogram dengan amplitudo maximum 34 mm dan durasi 967.56 detik.

Kolom erupsi yang diamati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan ketinggian sekitar 10.000 meter di atas puncak. Arah sebaran abu condong ke arah utara, sehingga perlu diwaspadai wilayah permukiman dan Kota Tobelo berisiko terdampak hujan abu vulkanik.

Kondisi ini meningkatkan risiko terhadap kesehatan masyarakat dan gangguan aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi dan kebersihan lingkungan.

Pasca kejadian erupsi pukul 07:41 WIT, umumnya gunung tertutup kabut, sedangkan pemantauan secara kegempaan sejak pukul 08:00 hingga 16:27 WIT terekam 50 kali Gempa Letusan dengan amplitudo berkisar antara 6 sampai 34 mm dan lama gempa 30,0 - 154,35 detik.

Suara gemuruh dan dentuman dari arah Gunung Dukono sesekali terdengar dengan intensitas sedang hingga kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....