Tim SAR Terus Bergerak Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
- 08 Mei 2026 10:06 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tobelo - Tim gabungan penyelamat masih terus bergerak menuju lokasi korban terdampak erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, meski menghadapi kondisi berat akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung, Jumat 8 Mei 2026.
Abu vulkanik yang keluar dari Gunung Dukono dilaporkan mengganggu jarak pandang serta pernapasan personel yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi di lapangan.
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengatakan operasi pencarian melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, terdiri atas anggota Polres Halmahera Utara, personel Brimob, anggota Basarnas, personel BPBD, dan anggota TNI.
“Jarak pandang tim pencarian terganggu akibat abu vulkanik, termasuk kondisi pernapasan personel di lapangan. Namun sampai saat ini tim penyelamat masih terus bergerak menuju lokasi korban sambil melihat perkembangan situasi,” kata Erlichson, Jumat 8 Mei 2026.
Berdasarkan data sementara, terdapat 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi. Dari jumlah tersebut, 9 orang merupakan warga negara asing (WNA), sedangkan 11 lainnya adalah pendaki lokal.
Dalam insiden tersebut, dua WNA asal Singapura dilaporkan meninggal dunia. Kedua korban diketahui bernama Sahnaz dan Timo.
Sementara itu, satu warga lokal bernama Angel hingga kini masih dinyatakan hilang dan sedang dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan keselamatan personel, mengingat aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih berlangsung dan sebagian besar area terdampak dipenuhi material abu vulkanik.
Petugas juga terus memantau perkembangan aktivitas gunung api guna mengantisipasi potensi erupsi lanjutan yang dapat membahayakan tim penyelamat maupun warga di sekitar kawasan gunung.
Kapolres Halmahera Utara turut mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah Gunung Dukono demi keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....