Kolaborasi Regional jadi Kunci Atasi Polusi Plastik di Laut
- 22 Apr 2026 17:49 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kolaborasi regional antarnegara merupakan upaya dalam mengatasi persoalan polusi plastik di laut. Pandangan ilmiah terkait hal tersebut disampaikan oleh Halikuddin Umasangaji, akademisi Universitas Khairun (Unhkair) dalam konfrensi internasional di Vietnam Maritime University, Hai Phong, 22 April 2026.
Dalam makalah yang dipresentasikannya, Halikuddin mengangkat temuan terkait persoalan sampah plastik di laut Maluku Utara. Fenomena trashboundary plastic debris merupakan persoalan terkait sampah plastik yang dihasilkan suatu negara akan berdampak ke negara lainnya.

Dalam makalahnya, Halikuddin menemukan hampir 40 persen sampah plastik di Pulau Morotai berasal dari negara lain. "Karena sampah plastik yang sifatnya ringan akan dapat dengan mudah terbawa arus laut dan berpindah melewati batas negara," ucapnya.
Dengan persoalan tersebut, pentingnya kolaborasi regional sebagai solusi alternatif yang efektif. "Tanpa kerjasama antarnegara upaya pembersihan laut dari sampah plastik hanya akan bersifat sementara," ujar Halikuddin yang merupakan akademisi dengan fokus kajian Ilmu Kelautan tersebut.
Konfrensi internasional terkait isu kelautan tersebut terangkai dalam tema "International Confrence on Maritime Plastic Pollution in ASEAN" yang berlangsung sejak 21 hingga 23 April 2026. Akademisi dengan fokus isu kelautan dari berbagai negara menjadi peserta konfrensi yang digelar dalam bentuk kegiatan sesi pleno, diskusi panel dan studi lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....