Lokakarya KKMD Malut 2026, Upaya Melindungi dan Mengelola Mangrove
- 21 Apr 2026 09:27 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Lokakarya KKMD (Kelompok Kerja Mangrove Daerah) Maluku Utara yang berlangsung pada 15 April 2026 di Ternate menjadi upaya dalam melindungi dan mengelola mangrove secara berkelanjutan. Lokakarya tersebut juga menjadi ruang temu dan kolaborasi antar berbagai pihak seperti pemerintah, akademisi, dan kelompok masyarakat sipil dalam mendorong upaya tersebut.
Dalam lokakarya tersebut menghasilkan draft rencana aksi 2026 yang berfokus pada empat bidang utama. Fokus tersebut antara lain berkaitan dengan ekologi, sosial ekonomi, hukum dan regulasi serta kelembagaan.
Selain itu, strategi utama di masa mendatang juga termuat di dalam lokakarya yang mendapat dukungan dari Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) ini. Pentingnya kolaborasi, pemberdayaan masyarakat dan sinkronisasi data menjadi bagian agar upaya melindungi dan mengelola mangrove dapat berjalan dengan tepat dan berdampak.
Akram Rifa'ah, moderator dalam lokakarya menyampaikan harapan agar rencana aksi yang dihasilkan dapat menjadi perhatian banyak pihak khususnya pemerintah daerah Maluku Utara. "Dokumen rencana aksi KKMD ini berharap disahkan oleh Gubernur Maluku Utara sebagai bagian mendukung program budidaya, konservasi mangrove, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendorong ekonomi hijau," ucap Akram yang juga merupakan Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan DAS BPDAS Ake Malamo ini.
Mangrove sendiri dikenal sebagai bagian penting pelindung pantai dan penyerap karbon. Namun, secara umum, ekosistem mangrove saat ini terancam oleh kerusakan, alih fungsi lahan, dan kurangnya koordinasi antar instansi dalam mendorong kolaborasi multi pihak untuk melindungi dan mengelola mangrove.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....