Sebanyak 358 SPPG MBG Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini
- 12 Jan 2026 19:34 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan pembangunan sebanyak 358 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Maluku Utara. Target tersebut disampaikan Kepala Regional SPPG Maluku Utara, Muhammad Ramli, saat dikonfirmasi RRI, Senin (12/1/2026).
Muhammad Ramli menjelaskan, pembangunan SPPG ditargetkan merata di seluruh 10 kabupaten/kota di Maluku Utara pada tahun 2026. Seluruh SPPG tersebut akan melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat penerima manfaat.
Dari total 358 SPPG, sebanyak 137 unit merupakan SPPG kategori aglomerasi yang melayani 1.000 hingga 3.500 penerima manfaat. Model ini diterapkan untuk wilayah dengan jumlah sasaran yang padat dan terpusat.
Sementara itu, untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), akan dibangun 194 SPPG yang tersebar di berbagai kabupaten. Sebanyak enam SPPG di antaranya berada di bawah tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Enam SPPG tersebut masing-masing dibangun di Kabupaten Halmahera Tengah sebanyak tiga unit, Halmahera Utara dua unit, dan Pulau Morotai satu unit. Seluruhnya ditargetkan melayani 1.000 hingga 3.500 penerima manfaat MBG," kata Ramli.
Ramli optimistis seluruh SPPG dapat terbentuk dan beroperasi penuh pada tahun 2026. Untuk kategori aglomerasi, pihaknya menargetkan seluruh SPPG sudah beroperasi pada Februari hingga Maret 2026.
"Pada tahun 2026, Program MBG diharapkan dapat menyasar siswa, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di Maluku Utara," ucapnya. Hal ini seiring dengan peningkatan jumlah SPPG yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebelumnya kata dia, pada tahun 2025, jumlah SPPG yang beroperasi baru mencapai 45 unit. Namun, pada Januari 2026 ditargetkan bertambah menjadi 61 SPPG, bergantung pada kelancaran penyaluran anggaran.
SPPG tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota di Maluku Utara. Satu kabupaten yang masih dalam proses pembangunan SPPG adalah Pulau Morotai.
Penyaluran Program MBG di sembilan kabupaten/kota tersebut telah direalisasikan sejak 8 Januari 2026. Sementara itu, pembangunan SPPG di Pulau Morotai ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Ramli juga menyebut, pada tahun 2025, terdapat tiga kabupaten/kota yang SPPG-nya belum beroperasi, yakni Halmahera Timur, Pulau Morotai, dan Kepulauan Sula. Namun, pada tahun 2026, SPPG di Halmahera Timur dan Kepulauan Sula dipastikan mulai beroperasi.
Untuk Pulau Morotai, operasional SPPG diperkirakan dapat dimulai pada Februari atau Maret 2026. Dengan demikian, seluruh wilayah di Maluku Utara diharapkan dapat terlayani Program MBG secara menyeluruh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....