Pemprov Malut Genjot Kompetensi Pendamping Koperasi Merah Putih

  • 12 Nov 2025 10:17 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan komitmen serius mendukung program prioritas nasional di sektor ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui pelatihan peningkatan kompetensi bagi pendamping Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang digelar selama lima hari di Kampus Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, mulai pada Selasa (11/11/2025).

Sebanyak 278 pendamping, terdiri atas Project Management Officer (PMO), Business Assistant, dan tenaga pendamping lainnya, mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, Wa Zaharia, mengatakan program KDKMP merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan pemerataan ekonomi berbasis desa.

“Tujuan KDKMP adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui kemandirian ekonomi. Kami memfasilitasi akses modal usaha, mengelola potensi desa, menciptakan lapangan kerja, serta menyederhanakan rantai distribusi agar ekonomi tumbuh secara merata,” ujarnya di hadapan ratusan peserta pelatihan.

Menurutnya, KDKMP juga menjadi implementasi nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

“KDKMP merupakan salah satu wujud dari Asta Cita Presiden Prabowo, yakni membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” kata Wa Zaharia.

Setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan KDKMP, pemerintah telah membentuk lebih dari 80.000 KDKMP secara nasional, termasuk 1.185 unit di Maluku Utara yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025.

Kini, program tersebut memasuki fase kedua, yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas pengurus dan pendamping, serta pembangunan sarana fisik seperti gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Di Maluku Utara kami menargetkan 23 angkatan pelatihan dengan total peserta sebanyak 2.666 orang. Harapannya, ke depan KDKMP bisa tumbuh menjadi motor ekonomi baru di desa-desa, sesuai harapan Presiden,” ucapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Deputi Pembiayaan, serta perwakilan Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM RI, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kompetensi tenaga pendamping di daerah.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat ekosistem koperasi modern di Maluku Utara, dengan mempertemukan visi nasional dan kapasitas lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis gotong royong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....