Pastikan MBG Aman, Gubernur Sherly Minta Patuhi SOP

  • 07 Nov 2025 21:16 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan dan kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini ditegaskan Gubernur Sherly Tjoanda agar tidak terjadi lagi peristiwa yang tidak diinginkan.

Untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar keamanan pangan, Sherly bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah meninjau langsung sejumlah dapur Satuan Pelaksana Program Pangan dan Gizi (SPPG) di Kota Ternate, Jumat (7/10/2025).

Gubernur Sherly mengatakan, di Kota Ternate terdapat 13 dapur SPPG yang telah disurvei oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Pemprov, kata dia, akan memberikan rekomendasi kelayakan bagi dapur yang memenuhi standar higienis, sementara sertifikasi resmi akan diterbitkan oleh pemerintah kabupaten/kota.

“Yang sudah sesuai bisa diberikan rekomendasi. Saat ini dibutuhkan sertifikasi, tetapi sertifikat itu dikeluarkan oleh kabupaten/kota, Pemprov hanya memberikan rekomendasi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di seluruh dapur penyelenggara program MBG. Setiap dapur diwajibkan menjalani evaluasi higienis secara rutin setiap bulan.

“Tadi saya kunjungan ke tiga dapur pun ada beberapa catatan yang harus mereka tingkatkan, mulai dari jam masak, penyajian, tempat cuci, dan lainnya. Karena itu kan makanan ya, jika prosedurnya tidak dilakukan sesuai SOP tentu akan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sherly.

Meski terdapat insiden di Ternate, Gubernur menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis tidak akan surut. Program ini dinilai penting untuk memperkuat gizi anak sekolah dan menekan angka stunting di Maluku Utara.

Pemerintah daerah, kata Sherly, akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan pengelola dapur SPPG di kabupaten/kota agar standar kebersihan, keamanan pangan, dan distribusi makanan tetap terjaga.

“Kita ingin memastikan program nasional ini benar-benar memberi manfaat untuk anak-anak sekolah. Ini soal masa depan generasi Maluku Utara,” kata Sherly.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....