NHM Bantu Budidaya Ikan Nila Dorong Ekonomi Soahukum

  • 03 Des 2025 19:14 WIB
  •  Ternate

KBRN, Halut: Pemerintah Desa Soahukum mengapresiasi PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) setelah perusahaan tersebut memberikan bantuan enam unit meyco atau bak penampung air. Untuk mendukung pengembangan usaha perikanan di desa setempat.

Fasilitas ini disalurkan melalui BUMDes Satu dalam Kasih, sebagai bagian dari upaya peningkatan ekonomi lokal. Kepala Desa Soahukum, Remer Hein Sinyiang, dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025) mengatakan bahwa seluruh unit meyco yang diterima telah difungsikan untuk budidaya ikan nila dengan metode modern.

Menurutnya, pemanfaatan fasilitas tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Terutama dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada manajemen NHM serta Camat Kao Barat, Efroni Tos Hendrik, yang ikut memberikan pendampingan terkait teknik budidaya modern, termasuk penggunaan mesin aerator. Menurut Remer, kolaborasi ini membuka wawasan baru bagi masyarakat tentang tata kelola perikanan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Remer menambahkan bahwa inovasi tersebut memberi peluang besar bagi BUMDes untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi warga. Penerapan teknologi tepat guna, kata dia, membuktikan bahwa modernisasi dapat meningkatkan hasil panen ikan nila sekaligus memberi dampak sosial ekonomi yang signifikan.

Ia berharap program ini dapat dikembangkan sebagai proyek percontohan desa dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain yang ingin mengoptimalkan sektor perikanan sebagai motor kemandirian ekonomi. Remer juga mendorong agar sinergi antara masyarakat dan NHM terus berlanjut demi memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Soahukum.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan Departemen NHM Peduli, Muhammad Irwan Malaka, menyampaikan bahwa pemanfaatan meyco yang merupakan tangki bekas operasional perusahaan tidak hanya memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengurangan limbah dan pelestarian lingkungan.

“Tangki bekas meyco telah berhasil difungsikan oleh masyarakat untuk pengembangan usaha pertanian dan perikanan. Setiap kelompok yang telah diberikan bantuan meyco akan tetap kami dampingi untuk memastikan keberlanjutan usaha,” ucap Irwan.

Rekomendasi Berita