BP Tapera Dorong ASN Tanjungpinang Miliki Rumah Pertama

  • 01 Okt 2026 13:24 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyosialisasikan program pembiayaan rumah pertama melalui KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Lantai 3 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Senior Vice President Pembiayaan I BP Tapera, Mungki Indriati Pratiwi, mengatakan program KPR Sejahtera FLPP merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat memiliki rumah. Program tersebut ditujukan untuk mengurangi angka kesenjangan (backlog) kepemilikan rumah di Indonesia.

“Perumahan subsidi bagi masyarakat adalah salah satu solusi dari bentuk kehadiran negara dalam mengatasi backlog kepemilikan rumah di Indonesia,” ujar Mungki Indriati Pratiwi.

Mungki menjelaskan, program KPR Sejahtera FLPP berbeda dengan skema iuran Tapera yang sebelumnya dikenal oleh masyarakat. Menurutnya, dana Tapera yang masih dikelola akan dikembangkan melalui instrumen investasi hingga peserta memasuki masa pensiun dan dana tersebut dapat dikembalikan sesuai ketentuan.

Mungki menyebutkan, pembiayaan rumah subsidi saat ini memberikan sejumlah kemudahan, termasuk pilihan tenor yang dapat mencapai 40 tahun. Namun, tenor tersebut merupakan pilihan dan dalam praktiknya pembiayaan dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta.

“Untuk para ASN yang belum memiliki rumah pertama, dengan kualifikasi khusus, nilai angsurannya kurang dari satu jutaan karena saat ini tenornya sudah diperpanjang hingga 40 tahun,” ucapnya.

Mungki menambahkan, rumah subsidi yang ditawarkan melalui program tersebut mencakup rumah tapak maupun rumah susun. Ia menilai, skema tersebut dapat menjadi pilihan bagi ASN yang belum memiliki rumah pertama, dengan besaran angsuran yang disesuaikan dengan ketentuan penghasilan dan harga rumah di wilayah masing-masing.

“Rumah adalah tempat untuk pulang dengan rasa aman, tempat beristirahat, pusat berkehidupan di dalam keluarga,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengatakan Pemko Tanjungpinang mendukung sosialisasi program pembiayaan rumah pertama tersebut. Ia menyebutkan, jumlah ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang mencapai hampir lima ribu orang, sehingga informasi mengenai akses pembiayaan rumah dinilai perlu diketahui oleh para ASN.

“Rumah bukanlah sekadar tempat pernaung dari hujan dan panas melainkan fondasi paling mendasar dalam membina keluarga,” ujar Raja Ariza.

Raja Ariza menjelaskan, pemerintah daerah tengah membuka peluang kerja sama dengan pihak terkait, termasuk BP Tapera dan pengembang, untuk menyediakan hunian yang lebih terjangkau bagi ASN. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan perumahan.

“Kita sangat perlu mendengarkan penjelasan dari Badan Pengelola Tapera ini tentang bagaimana ke depannya konsep daripada perumahan ini yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ucapnya.

Ia berharap, sosialisasi tersebut memberikan pemahaman kepada ASN mengenai mekanisme pembiayaan rumah pertama, termasuk ketentuan dan manfaat program KPR Sejahtera FLPP. Pemko Tanjungpinang akan melihat peluang sinergi dengan pemerintah pusat, perbankan, dan pengembang agar program penyediaan rumah bagi ASN dapat berjalan dan memberikan akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

“Kami mohon kepada seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara secara penuh agar segala informasi diterima dengan baik,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....