Masyarakat Pesisir Diimbau Jangan Mudah Tergoda Iming-Iming Pengedar Narkotika
- 27 Agt 2026 15:26 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Letak Geografis Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang garis pantainya cukup panjang menjadi celah peredaran gelap narkotika menjalankan aksinya. Masyarakat pesisir diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan pekerjaan yang mudah dan imbalan yang besar yang di tawarkan para pengedar narkotika.
Plt. Kepala BNN Kota Tanjungpinang, AKBP Jamaluddin Syarief Nur, mengatakan letak geografis Kepri yang memang memiliki garis pantai yang cukup luas menjadi tantangan tersendiri dalam pemberantasan narkotika. Kondisi ini, menjadikan banyaknya peluang untuk pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang digunakan oleh para pengedar narkotika untuk menyelundupkan barang haram tersebut di Kepri.
Dalam pengawasan tentunya instansi terkait terus melakukan patroli. Namun tentunya tidak dapat menjangkau semua lini yang ada.
Peran aktif masyarakat sangat diharapkan untuk dapat melaporkan kegiatan yang mencurigakan di wilyah tempat tinggalnya. Bagi masyarakat peisisr juga diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan pekerjaan yang mudah dan imbalan yang besar.
“Masyarakat pesisir terutama ketika ditawarkan pekerjaan yang mudah, dan imbalan yang besar tentunya patut dicurigai pekerjaan tersebut. Karena bisa jadi, di jadikan kurir narkoba, jadi jangan mudah tergiur,” ujar AKBP Jamaluddin Syarief Nur, Kamis, 27 Agustus 2026.
Jika dilihat dari beberapa kali penindakan jalur laut menjadi modus yang sering digunakan oleh pengedar narkotika. Mereka menggunakan kapal-kapal yang tidak bersandar di pelabuhan sehingga pembelian antar kapal.
Para pengedar tentunya akan memanfaatkan kapal nelayan seperti pompong dan lainnya untuk melakukan transsaksi. Kondisi ini menjadikan nelayan dan masyarakat pesisir rentan dijadikan kuriri dan dimanfaatkan oleh pengedar narkotika.
Ditegaskannya masyarakat pesisir diharapkan untuk tidak mudah tergoda dengan iming-iming yang janjikan oleh para pengedar. Karena biasanya, imbalan yang besar dan pekerjaan yang dilakukan singkat dapat dipastikan modus narkotika disebaliknya.
“Pastikan dulu pekerjaanya apa dan intinya jangan mudah tergiur dengan iming-iming yang ditawarkan,”katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....