Festival Kopi Merdeka 2026 Jadi Penggerak Ekonomi UMKM Kepri
- 23 Agt 2026 21:01 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Festival Kopi Merdeka 2026 di kawasan Kota Lama Tanjungpinang resmi dibuka. Bukan sekadar perayaan, tetapi denyut kehidupan bagi pelaku UMKM yang menggantungkan harapan pada setiap penjualan.
Selama empat hari, dari tanggal 21 hingga 24 Agustus mendatang, kawasan bersejarah ini berubah menjadi ruang pertemuan antara tradisi, kreativitas, dan ekonomi rakyat. Sebanyak 220 stan UMKM disiapkan yang diisi pelaku usaha lokal Tanjungpinang menghadirkan beragam produk, mulai dari kopi, kuliner tradisional, hingga kerajinan tangan bernilai seni.
Masyarakat dan para pelaku UMKM tampak sibuk dengan aktivitas masing-masing. Festival Kopi Merdeka Ini adalah kali kelima event tersebut digelar dan konsisten menjadi bagian dari kalender pariwisata Kepulauan Riau.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, melihat festival ini sebagai lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menyebut Festival Kopi Merdeka sebagai ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat.
“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi. UMKM kita diberi panggung, wisatawan datang, dan transaksi terjadi. Inilah kekuatan ekonomi berbasis masyarakat,” ujar Nyanyang Haris Pratamura, Jumat, 21 Agustus 2026.
Menurutnya, keberhasilan Festival Kopi Merdeka dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan event serupa yang tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal. Berbagai hiburan di tampilkan antara lain kesenian budaya daerah, serta hiburan musik dari artis ibukota.
Beragam atraksi wisata budaya turut disiapkan selama festival, mulai dari Barongsai, Liong, hingga pertunjukan empat budaya dalam satu warna. Pertunjukan tersebut mengangkat sejarah dan budaya Melayu, Tionghoa, Bugis, Minangkabau, termasuk pertunjukan Mak Yong yang telah tercatat sebagai Memory of the World UNESCO.
Seolah mengingatkan bahwa di tengah modernitas, akar budaya tetap menjadi identitas yang tak tergantikan. Festival ini juga menjangkau generasi muda melalui musik.
Penampilan Virgoun pada malam pembukaan berhasil menarik ribuan penonton, menciptakan suasana yang hangat dan penuh energi. Sementara itu, malam puncak pada 23 Agustus dipastikan semakin semarak dengan kehadiran Fauzana dan Aprilian.
Di balik semua kemeriahan, ada kerja kolaboratif yang menjadi fondasi utama. RRI Tanjungpinang bersama Dinas Pariwisata Kepri tidak hanya menghadirkan festival, tetapi juga memperluas jangkauan promosi menghubungkan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.
Festival Kopi Merdeka 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang kopi, musik, atau pertunjukan budaya. Festival ini merupakan harapan tentang bagaimana sebuah event mampu menjadi jembatan antara tradisi dan masa depan, antara pelaku usaha kecil dan peluang besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....