Festival Media Selat Malaka 2026 Resmi Dibuka di Batam

  • 20 Sep 2026 10:06 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Festival Media Selat Malaka 2026 resmi dibuka di Politeknik Negeri Batam. Pembukaan ditandai dengan tabuhan kompang yang disambut tepuk tangan peserta.

Festival yang digelar AJI Batam dan AJI Tanjungpinang ini mengangkat tema kemerdekaan pers dan keadilan hak asasi manusia di Asia Tenggara. Kegiatan dihadiri sekitar 40 delegasi AJI Kota se-Indonesia, akademisi, aktivis, mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, serta peserta dan mitra dari sejumlah negara.

Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida, mengatakan Festival Media Selat Malaka digelar untuk memperluas ruang bagi suara masyarakat, khususnya dari wilayah kepulauan dan perbatasan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam akses informasi.

“Indonesia itu negara kepulauan. Semua pulau ini penting. Namun, apakah seluruh suara dari pulau-pulau itu telah mendapatkan ruang yang setara dalam jurnalisme kita?” kata Nanny Afrida, Sabtu, 19 September 2026.

Nany menyebut, jurnalis di wilayah kepulauan dan perbatasan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari jarak geografis, biaya transportasi, keterbatasan jaringan komunikasi hingga minimnya sumber daya redaksi. Kondisi tersebut membuat proses peliputan terkadang membutuhkan waktu lebih lama.

Ketua Festival Media Selat Malaka 2026, Adam Zulfikar, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan jurnalis. Festival ini juga menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan media dan jurnalisme di kawasan Asia Tenggara.

“Dari sini, kita melihat ada banyak isu melampaui batas negara yang bisa dibicarakan bersama, terutama terkait media, jurnalisme, demokrasi, dan masyarakat sipil,” ujarnya.

Festival Media Selat Malaka 2026 berlangsung di Batam dan Tanjungpinang. Rangkaian kegiatan meliputi seminar, lokakarya, pelatihan jurnalistik, diskusi, serta pameran foto.

Kegiatan juga dirangkai dengan pertunjukan seni yang mengangkat kesenian lokal Kepulauan Riau. Setelah rangkaian kegiatan di Batam, peserta akan melanjutkan agenda ke Tanjungpinang, termasuk mengikuti sarasehan di Pulau Penyengat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....