Pemko Tanjungpinang Gelar GPM Tekan Harga Sembako
- 20 Agt 2026 16:12 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah kota Tanjungpinang mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Selama dua hari mulai dari tanggal 20 - 21 Agustus 2026. Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan di Lapangan terminal Sei Carang, Kota Tanjungpinang.
Kepala Dinas Pertanian, pangan dan perikanan (DP3) Tanjungpinang, Robert Lukman, menjelaskan GPM untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan di Kota Tanjungpinang.
“GPM ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenihi kebutuhan pokok,” kata Robert Lukman, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kadis DP3 menjelaskan GPM menyediakan sejumlah komoditas pangan yang banyak dibutuhkan masyarakat, seperti beras SPHP, telur, cabai, gula pasir, dan minyak goreng. Harga komoditas tersebut dijual sekitar 10 - 15 persen di bawah harga pasar sehingga menarik minat masyarakat sejak kegiatan dibuka.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, DP3 Tanjungpinang menyiapkan sekitar dua ton beras SPHP dan 2.400 liter minyak goreng atau sekitar 1.200 kemasan dengan ukuran dua liter. Sementara itu, cabai yang disediakan sekitar 60 kilogram dan jumlah komoditas lainnya disesuaikan dengan tingkat permintaan masyarakat.
Pelaksanaan GPM melibatkan sejumlah mitra distributor, di antaranya Bulog, Sarimart, serta sejumlah vendor pangan lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut tetap dilaksanakan meskipun berlangsung pada pertengahan bulan karena pemerintah perlu menjaga stabilitas pangan di tengah kondisi inflasi yang sempat meningkat.
“Dari sisi pangan, kita harus menyiapkan kebutuhan masyarakat agar kenaikan harga pangan tidak memberikan tekanan yang lebih besar terhadap inflasi,” ujarnya.
Salah seorang warga, Wadinah, mengaku terbantu dengan adanya GPM karena harga sejumlah kebutuhan pokok yang dibeli lebih murah dibandingkan harga di warung maupun supermarket. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat berpenghasilan rendah tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Alhamdulillah, ini meringankan saya dan semoga ke depannya harga sembako bisa turun lagi sehingga masyarakat ekonomi bawah bisa menjangkaunya,” ucap Wadinah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....