KKN UMRAH Dorong Literasi Anak Melalui Pengenalan Profesi
- 14 Agt 2026 15:50 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mendorong peningkatan literasi anak melalui kegiatan Sosialisasi Profesi dan Cita-Cita di SDN 004 Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan. Kegiatan bertema “Meraih Mimpi, Menentukan Masa Depan Sejak Dini” tersebut menyasar siswa kelas 5, Kamis, 13 Agustus 2026.
Koordinator Acara, Ririn Deswita Putri, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan siswa mengenai berbagai profesi. Selain itu, juga menumbuhkan keberanian dalam menentukan cita-cita sejak dini.
“Kegiatan ini mendorong mereka untuk mengenali potensi, minat, dan bakat yang dimiliki,” ujar Ririn Deswita Putri.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan beragam profesi, mulai dari dokter, guru, polisi, petani, koki, ilmuwan, pilot, insinyur, pemadam kebakaran hingga profesi kreatif dan astronot. Setiap profesi dijelaskan berdasarkan tugas, lingkungan kerja, serta keterampilan yang diperlukan.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan literasi lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan siswa. Anak-anak tidak hanya diajak membaca dan menerima informasi, tetapi juga berpikir, bertanya, serta menghubungkan pengetahuan dengan rencana masa depan.
”Pendekatan ini agar literasi dapat lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan siswa,” ucapnya.
Ketua KKN Kelompok 29, Romi, mengatakan cita-cita perlu dikenalkan kepada anak sebagai arah dan motivasi untuk terus belajar. Untuk mewujudkan cita-cita, anak-anak juga perlu dibiasakan mengenali kemampuan diri dan tidak takut menghadapi kegagalan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk berani bermimpi sekaligus memahami bahwa cita-cita membutuhkan proses,” ujar Romi.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif bagi siswa dalam membangun motivasi belajar dan merencanakan masa depan. Pesan “Kenali Profesi, Temukan Potensi, Wujudkan Mimpi” menjadi semangat untuk menghadirkan literasi yang tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
”Dengan membaca, belajar, mengenali minat dan bakat, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berpengetahuan dan percaya diri,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....