Empat Makrifat dalam Gurindam 12 Raja Ali Haji
- 14 Agt 2026 14:16 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ustaz Satrio mengatakan gurindam 12 karya Raja Ali Haji tidak hanya menjadi mahakarya sastra Melayu, tetapi juga menyimpan nilai-nilai tasawuf dan tuntunan kehidupan. Dalam pasal pertama Gurindam 12 dijelaskan ada empat perkara yang mengantarkan seseorang menjadi insan yang makrifat.
Makrifat bukan sekadar mengetahui nama Allah SWT, tetapi mengenal Allah dengan hati. Dari pengenalan tersebut kemudian lahir rasa takut, cinta, berharap, tawakal, dan ketaatan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
"Salah satu bunyi dari pasal 1 Gurindam 12 adalah barang siapa mengenal yang empat, maka ia itulah orang makrifat, ” ucap Ustaz Satrio, Jumat, 14 Agustus 2026.
Empat perkara yang dimaksud adalah mengenal Allah, mengenal diri sendiri, mengenal dunia, dan mengenal akhirat. Keempatnya menjadi bagian penting dalam membentuk kesadaran seorang Muslim agar tidak hanya mengetahui ajaran agama, tetapi juga mengamalkannya.
Ustaz Satrio mengatakan mengenal Allah menjadi perkara pertama karena kesadaran terhadap keberadaan dan pengawasan Allah SWT akan memengaruhi perilaku seseorang. Ia mencontohkan pedagang yang tetap jujur dalam menimbang barang meskipun tidak ada pembeli yang mengetahui apabila ia mengurangi timbangan, karena menyadari Allah tetap melihat setiap perbuatannya.
"Kalau sudah kenal dengan Allah, perintahnya dikerjakan dan larangnya dijauhi, itulah makna daripada takwa," ujarnya.
Mengenal diri berarti menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang lemah dan selalu membutuhkan Allah SWT. Dari kesadaran itu, seseorang diharapkan tidak sombong, sementara pengenalan terhadap dunia dan akhirat membuat manusia memahami tujuan hidup serta mempersiapkan diri untuk kembali kepada Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....