Proyek SPAM di Singkep Capai 49 Persen
- 05 Agt 2026 14:23 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Pekerjaan jaringan perpipaan dan sambungan rumah sistem penyediaan air minum dabo singkep tahun anggaran 2026 telah mencapai progres 49 persen. Proyek yang dimulai sejak Mei 2026 itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Kepala BPBPK Kepri, Rocky Adam, menjelaskan pekerjaan kini memasuki minggu ke-11. Tahapan yang dikerjakan meliputi persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pemasangan jaringan distribusi utama, perluasan sambungan rumah (SR), hingga pemulihan kondisi lokasi pekerjaan.
"Kontrak sebenarnya sudah dimulai sejak Mei 2026. Saat ini pekerjaan masuk minggu ke-11 dengan progres sudah mencapai 49 persen," kata Adam, Rabu, 5 Agustus 2026.
Proyek tersebut difokuskan pada perluasan jaringan air bersih, bukan mengganti pipa lama. Jaringan baru dibangun untuk menjangkau wilayah yang selama ini belum memperoleh layanan sambungan rumah.
"Jadi jaringan ini bukan mengganti pipa lama melainkan perluasan wilayah yang selama ini belum memperoleh layanan," ujarnya.
Sebanyak 340 Sambungan Rumah (SR) akan dibangun di Kecamatan Singkep. Setelah pemasangan jaringan selesai, proses penyambungan ke pelanggan akan menjadi kewenangan PDAM Tirta Lingga sesuai mekanisme yang berlaku.
"Yang kita kerjakan adalah perluasan jaringan yang belum tersentuh SR. Untuk penyambungan ke pelanggan nanti menjadi proses di PDAM dan penerimanya sudah berdasarkan BNBA serta memenuhi kriteria," jelasnya.
Selain proyek di Singkep, pemerintah juga merencanakan pembangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di dua titik di Daik Lingga.
"Program tersebut masih dalam tahap perencanaan dan diharapkan dapat direalisasikan sebelum akhir tahun," tuturnya.
Direktur PDAM Tirta Lingga, Irfan Andaria, mengakui kualitas air yang disalurkan saat ini belum sepenuhnya optimal. Karena itu, PDAM berharap mendapat dukungan pembangunan instalasi pengolahan air modern dari BPBPK Kepri untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Untuk kualitas air kita akui masih belum maksimal. Mudah-mudahan di samping kegiatan ini berjalan, ke depan kita mendapatkan instalasi pengolahan yang standar dan modern dari BPBPK Kepri untuk memaksimalkan kualitas pelayanan," kata Irfan.
Ia menambahkan proses pemasangan jaringan hingga saat ini berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.
"Kita berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga semakin banyak warga menikmati layanan air bersih yang lebih baik," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....