Tinjau RSUD RAT, Wagub Nyanyang Minta Kontraktor Tak Asal Kerja
- 02 Sep 2026 21:23 WIB
- Tanjungpinang
RRI. CO. ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura melakukan peninjauan pekerjaan proyek rehabilitasi Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib. Nyanyang memfokuskan peninjauan pada pekerjaan plafon, toilet, penataan lantai ramp dan teras lobi.
Perbaikan sejumlah fasilitas ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 19,98 miliar. Seluruh kebutuhan dana tersebut bersumber dari skema pinjaman daerah Provinsi Kepri Rp. 400 miliar.
Nyanyang mengatakan kunjungan hari ini melihat secara langsung pengerjaan interior gedung di RSUD RAT yang tengah berjalan. Ia menekankan agar pengerjaan ini sesuai spesifikasi yang telah di tetapkan oleh Dinas PUPP Kepri yang tertuang dalam kontrak kerja.
"Kunjungan hari ini monitor kegiatan yang ada di Rumah Sakit, tadi kita lihat ada sejumlah persoalan yang harus diatasi, " kata Nyanyang Haris Pratamura, Rabu, 2 September 2026.

Menurutnya, pengerjaan ini harus meningkatkan kualitas yang disesuaikan dengan standarisasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Ia mencontohkan, toilet di Rumah Sakit harus memiliki standarisasi yang di tetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
"Perbaikan AC ini menjadi prioritas, termasuk toilet harus standar yang diberikan Kemenkes, rehabilitasi ini harus dapat meningkatkan kualitas, " ujarnya.
Nyanyang menegaskan kepada kontraktor pelaksana wajib mematuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah disepakati tanpa mengubahnya. Hal ini demi menjamin hasil proyek yang bermutu, bermanfaat, serta aman dari potensi kerugian dan masalah hukum.
"Wajib mematuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas, guna menjamin hasilnya bermutu serta aman dari potensi kerugian, " tuturnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Kepri, Rodi Yantari, mengatakan area lantai satu menjadi titik pengerjaan terbesar dengan porsi anggaran mencapai hampir 50 persen. Alokasi dana pada lantai satu ini diutamakan untuk pemasangan AC sentral baru.
"Bobot terbesar itu 50 persen di AC, kemudian keramik lantai kita ganti, toilet dan plafon di sejumlah lantai rumah sakit, " ujar Rodi Yantari.
Pengejaran fisik proyek rehabilitasi Gedung Rumah Sakit ini dijadwalkan berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak 3 Juli hingga 29 Desember 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....