Pengamat Dorong Sinkronisasi Data Sensus Tanjungpinang-Bintan
- 20 Jul 2026 15:26 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pengamat Ekonomi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi perlu memperhatikan keterkaitan aktivitas ekonomi antara Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Sinkronisasi data dinilai penting agar kondisi ekonomi kedua wilayah dapat tergambarkan secara lebih akurat.
Pengamat Ekonomi STIE Pembangunan, Muhammad Isa Alamsyahbana, mengatakan mobilitas masyarakat antara Tanjungpinang dan Bintan cukup tinggi. Banyak pekerja yang bekerja di Kabupaten Bintan, namun berdomisili serta melakukan aktivitas konsumtif di Kota Tanjungpinang.
"Banyak masyarakat yang bekerja di Bintan tetapi tinggal dan berbelanja di Tanjungpinang, sehingga kondisi ini perlu dipetakan dengan baik," ucap Muhammad Isa Alamsyahbana, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bias apabila data ekonomi kedua wilayah dianalisis secara terpisah. Karena itu, diperlukan koordinasi dan konsolidasi data agar hasil sensus dapat menggambarkan aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih komprehensif.
"Kalau memungkinkan perlu ada konsolidasi antara sensus di Tanjungpinang dan Bintan agar kondisi ekonomi masyarakat dapat terlihat lebih utuh," katanya.
Isa menambahkan, koordinasi lintas wilayah menjadi tantangan yang perlu dibahas lebih lanjut oleh para pemangku kepentingan. Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan kualitas data sekaligus memperkuat dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi regional.
"Ini memang persoalan lintas wilayah sehingga perlu didiskusikan lebih jauh agar bias data bisa diminimalkan," tuturnya.
Ia berharap hasil sensus ekonomi mampu memberikan gambaran yang lebih realistis terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Tanjungpinang dan Bintan. Dengan data yang lebih akurat, kebijakan pembangunan diharapkan dapat disusun secara lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.
"Yang terpenting adalah bagaimana data tersebut benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat sehingga kebijakan yang diambil juga lebih tepat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....