Pengamat Dorong Evaluasi Perbaikan Jalan Bintan Berbasis Konektivitas

  • 05 Agt 2026 10:58 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Pengamat kebijakan publik dari Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Sosial (Stisipol), Ferizone, menilai efektivitas kebijakan perbaikan jalan di Kabupaten Bintan perlu diukur berdasarkan dampaknya terhadap konektivitas masyarakat. Menurutnya, tujuan utama pembangunan dan perbaikan jalan adalah memperlancar aktivitas serta akses antarwilayah.

Ia mengatakan ada dua indikator penting yang dapat digunakan untuk menilai keberhasilan kebijakan infrastruktur jalan. Kedua indikator tersebut adalah kelancaran konektivitas masyarakat dan tingkat kecelakaan yang dipengaruhi kondisi jalan.

“Kalau bicara efektivitas perbaikan jalan, indikator utamanya adalah konektivitas masyarakat dan tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh infrastruktur jalan,” kata Ferizone, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurutnya, dari sisi konektivitas, kondisi jalan di Bintan secara umum masih dapat dilalui masyarakat dengan baik. Ia menilai belum ada keluhan yang signifikan mengenai akses jalan yang terputus atau tidak dapat digunakan.

Ferizone menjelaskan mobilitas masyarakat masih berjalan relatif lancar di berbagai wilayah. Hal itu menunjukkan fungsi dasar infrastruktur jalan masih mampu mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Sejauh ini tidak ada keluhan yang berarti terkait akses jalan yang tidak bisa dilewati, sehingga konektivitas masih terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan indikator kedua berkaitan dengan tingkat kecelakaan yang dipicu oleh kondisi infrastruktur. Menurutnya, kecelakaan yang sering terjadi di wilayah lintas timur lebih banyak disebabkan oleh faktor pengemudi seperti mengantuk atau kelalaian.

Dirinya menilai kondisi jalan tidak dapat dijadikan satu-satunya penyebab tingginya angka kecelakaan. Evaluasi kebijakan infrastruktur harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai faktor.

“Banyak kecelakaan terjadi karena human error, bukan semata-mata karena kondisi jalan yang rusak,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah daerah tetap melakukan pemeliharaan jalan secara berkala agar kualitas infrastruktur tetap terjaga. Menurutnya, keberhasilan konektivitas saat ini harus dipertahankan melalui perawatan yang konsisten.

“Pemeliharaan jalan yang berkelanjutan penting agar konektivitas masyarakat tetap terjaga dan pelayanan transportasi semakin baik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....