Tancap Gas, 90% Proyek Infrastruktur Kepri Rp294 Miliar Mulai Digarap
- 17 Jul 2026 07:19 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan pengerjaan proyek infrastruktur tahun anggaran 2026 sudah berjalan di lapangan. Dari total 41 paket pekerjaan senilai Rp294,54 miliar, sekitar 90 persen di antaranya telah menyelesaikan proses lelang dan resmi dikontrak.
Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, mengungkapkan saat ini pihaknya hanya tinggal merampungkan proses lelang untuk tiga hingga empat paket tersisa. Dari keseluruhan 41 paket, mayoritas sudah terkontrak
"Hanya tersisa sekitar tiga sampai empat paket lagi yang sedang berjalan," ujar Rodi Yantari, Kamis 16 Juli 2026.
Rodi menyebutkan realisasi serapan anggaran hingga awal Juli 2026 atau memasuki semester kedua ini telah menembus Rp73,76 miliar. Angka tersebut setara dengan 24 persen dari total pagu anggaran yang dialokasikan.
Baca juga: https://rri.co.id/tanjungpinang/regional/2572419/rsud-rat-berbenah-rp199-miliar-demi-kenyamanan-pasien
Rodi menjelaskan, fokus pembangunan tahun ini tersebar merata di seluruh kabupaten dan kota se-Kepri. Proyek-proyek strategis tersebut mencakup, Pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan, Pembenahan kawasan perkantoran Dompak, Kelanjutan penataan kawasan Gurindam 12.
"Ada juga renovasi pagar kawasan pemerintahan, rehabilitasi Masjid Dompak dan optimalisasi fasilitas di Bintan Expo," ujarnya.
Sementara itu, empat paket proyek yang masih mengantrI untuk dilelang meliputi peningkatan Jalan Batu Yodong di Kepulauan Anambas, proyek jalan yang didanai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, peningkatan Jalan Sagulung di Batam, serta pembangunan Rumah Sakit Provinsi.
Untuk tiga paket proyek jalan akan segera di proses. Sedangkan untuk pembangunan rumah sakit, saat ini masih menunggu hasil reviu dari BPKP.
"Kami targetkan dalam satu hingga dua minggu ke depan sudah bisa masuk tahapan lelang," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....