Pemko Tanjungpinang Ajak Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026
- 16 Jun 2026 16:51 WIB
- Tanjungpinang
RI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS). Dukungan masyarakat dinilai penting untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan program pembangunan di masa mendatang, Senin, 15 Juni 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, usai mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang. Pendataan terhadap kepala daerah tersebut dilakukan bersamaan dengan pendataan terhadap Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang.
Lis mengatakan, pelaksanaan sensus merupakan bagian dari arahan pemerintah pusat yang perlu mendapat dukungan seluruh masyarakat. Menurutnya, data yang diperoleh akan memberikan gambaran mengenai kondisi sosial, ekonomi, serta berbagai aspek lainnya yang menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk mendukung sensus yang dilaksanakan oleh BPS," ujar Lis Darmansyah.

Lis menambahkan, masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas. Dengan demikian, pemerintah dapat mengetahui kondisi riil daerah dan menyusun program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Informasi yang diberikan masyarakat akan menjadi gambaran umum kondisi daerah kita," ucapnya.
Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Madani, mengatakan, pendataan terhadap tokoh penting di Kota Tanjungpinang telah rampung. Selanjutnya, BPS akan melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat kota setelah pencanangan di tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026.
”Insya Allah minggu depan kami akan melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kota Tanjungpinang,” ujar Yulia Tri Madani.

Yulia menjelaskan, sasaran pendataan mencakup seluruh pelaku usaha dan perusahaan di Kota Tanjungpinang. Selain itu, petugas juga mendata setiap rumah tangga guna mengidentifikasi berbagai bentuk usaha, termasuk usaha berbasis digital yang berkembang saat ini.
”Usaha saat ini tidak hanya berbentuk bangunan fisik, tetapi juga usaha digital yang keberadaannya perlu diidentifikasi.,” ucapnya.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu meningkatkan kualitas data perekonomian yang mengalami perubahan signifikan dibandingkan satu dekade lalu. Pada pelaksanaan sensus kali ini, petugas menggunakan aplikasi FASI yang terpasang pada gawai masing-masing sehingga proses pengumpulan data dilakukan secara digital dan langsung terhubung dengan server pusat.
”Data yang diinput melalui aplikasi akan langsung masuk ke server pusat sehingga kerahasiaannya tetap terjamin,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....