BPOM Usulkan Penyalahgunaan Obat Tertentu Jadi Extraordinary Crime ke Presiden
- 02 Jun 2026 08:14 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO,ID, Tanjungpinang - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi mengusulkan agar kasus penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Langkah hukum yang agresif ini dinilai mendesak karena dampak kerusakan komoditas ilegal tersebut sudah setara dengan sindikat narkotika, Senin 1 Juni 2026.
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menyatakan bahwa laporan mengenai situasi darurat ini telah disampaikan langsung kepada Presiden. "Jujur kejadian ini kami sudah lapor langsung ke Bapak Presiden, beliau perintahkan bersama Kementerian Pertahanan dan TNI untuk mem-back up kami," ujar Taruna Ikrar.
Menurutnya, Peningkatan status hukum ini dipicu oleh temuan fantastis tim gabungan yang berhasil menyita sekitar 6 miliar kapsul obat ilegal di empat wilayah strategis. Sindikat ini terbukti bergerak secara terorganisir dengan menyelundupkan bahan baku massal melalui jalur laut internasional yang tidak resmi.
Taruna menegaskan jeratan sanksi biasa tidak akan cukup untuk memberikan efek jera kepada jaringan mafia yang terstruktur rapi tersebut. "Dampaknya sangat dahsyat, bukan hanya dari segi ekonomi, yang paling penting yaitu kita bisa kehilangan generasi penerus," katanya, menegaskan.
Penerapan status kejahatan luar biasa diyakini akan memperluas kewenangan aparat penyidik untuk memburu pelaku utama hingga ke akar-akarnya. Selama ini, para pelaku dinilai sering memanfaatkan celah regulasi non-narkotika untuk menghindari hukuman berat dari aparat penegak hukum.
Presiden pun merespons cepat usulan ini dengan menginstruksikan penguatan operasi gabungan lintas kementerian dan pengamanan ketat di wilayah perairan terbuka. Langkah taktis ini diambil guna memastikan ruang gerak penyelundupan logistik ilegal di jalur laut internasional dapat ditutup total.
Melalui deklarasi gerakan nasional di Kepulauan Riau beberapa waktu lalu, BPOM berkomitmen menyeret para pelaku industri nakal ke ranah hukum pidana yang paling berat. Penegakan hukum yang tanpa kompromi menjadi harga mati demi melindungi kelangsungan hidup jutaan remaja di seluruh Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....