Harga Bahan Pokok Pasar Bintan Center Tanjungpinang Kembali Naik

  • 13 Mei 2026 15:18 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Bintan Center Km 9, Kota Tanjungpinang, mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan terjadi pada cabai rawit, cabai hijau hingga tomat yang dikeluhkan pedagang maupun masyarakat, Rabu, 13 Mei 2026.

Pemilik kios bahan pokok, Ajuma, mengatakan, harga cabai rawit saat ini mencapai Rp. 64 ribu per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan dibanding dua pekan lalu yang masih berada di kisaran Rp. 55 ribu hingga Rp. 56 ribu per kilogram.

“Cabai rawit saat ini di harga Rp. 64 ribu, sebelumnya di harga Rp. 55 ribu sampai Rp. 56 ribu,” ujar Ajuma.

Selain cabai rawit, harga cabai hijau juga mengalami kenaikan cukup signifikan, menurutnya, cabai hijau yang sebelumnya dijual sekitar Rp. 20 ribu hingga Rp. 25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp. 40 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah justru mengalami sedikit penurunan setelah sebelumnya diharga Rp. 60 ribu hingga Rp. 62 ribu per kilogram dan kini berada di harga Rp. 58 ribu per kilogram.

“Cabai hijau sekarang sudah Rp. 40 ribu, sebelumnya sempat Rp20 ribu sampai Rp25 ribu,” ucapnya.

Ajuma menyebutkan, kenaikan harga juga terjadi pada tomat yang kini dijual Rp. 24 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp. 16 ribu hingga Rp. 18 ribu per kilogram. Sementara bawang putih mengalami sedikit penurunan harga, sedangkan wortel masih terpantau stabil di harga Rp. 16 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga diduga dipengaruhi faktor pasokan barang. Sebagian komoditas seperti cabai didatangkan dari Batam, sementara lainnya berasal dari pasar lokal di Tanjungpinang.

“Kita kurang tahu pasti penyebabnya, mungkin karena pasokan juga, cabai sebagian dari Batam, sebagian lagi dari sini,” tuturnya.

Ajuma menjelaskan, bahwa daya beli masyarakat mengalami penurunan dalam lebih dari sebulan terakhir. Kondisi tersebut membuat para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli di pasar Bintan Center.

“Pembelinya sepi, pedagang mengeluh semua, mudah-mudahan harga sembako bisa cepat stabil supaya daya beli masyarakat naik lagi,” katanya.

Seorang pembeli, Nurashikin, mengatakan, kenaikan harga bahan pokok cukup terasa dan membuat pengeluaran rumah tangga bertambah. Ia berharap harga kebutuhan dapur segera kembali normal agar masyarakat tidak semakin terbebani.

“Kalau harga naik terus jadi terasa sekali, apalagi kebutuhan dapur setiap hari pasti dibeli, harapannya harga bisa turun lagi,” ujar Nurashikin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....