Rakorwil MES Kepri Hasilkan Tiga Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Program 2
- 03 Mei 2026 15:27 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi serta memperkuat program kerja MES untuk tahun 2026.
Rakorwil yang dihadiri jajaran pengurus inti, anggota organisasi, serta perwakilan daerah ini menghasilkan tiga rekomendasi strategis yang akan menjadi fokus penguatan MES ke depan, baik secara internal maupun eksternal.
Rekomendasi pertama adalah pelaksanaan musyawarah organisasi di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan, memperluas jaringan organisasi, serta memastikan program MES berjalan terstruktur hingga tingkat daerah.
Sekretaris Umum MES Kepri Dwi Vita Lestari dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya penguatan organisasi hingga ke daerah . Saat ini, pengurus di Batam masih menunggu jadwal pelantikan, sementara Tanjungpinang–Bintan telah memasuki tahap draft pembentukan.
“Kami ingin memastikan bahwa struktur MES tidak hanya kuat di tingkat provinsi, tetapi juga aktif dan solid hingga kabupaten dan kota. Ini penting agar program yang dirancang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi kedua adalah mendorong penguatan regulasi daerah melalui penyusunan rencana kebijakan serta inisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Riau. Upaya ini diharapkan mampu memberikan landasan hukum yang kuat dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di daerah.
Ketua Umum MES Kepri Muhammad Zulkarnain menambahkan, keberadaan regulasi menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah.
“Dengan adanya Perda ekonomi syariah, kita berharap ada kepastian hukum yang mendorong pelaku usaha dan stakeholder untuk bergerak bersama membangun ekosistem yang berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, rekomendasi ketiga berfokus pada pemetaan destinasi wisata binaan sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata berbasis ekonomi syariah. Program ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat potensi wisata daerah.
Rakorwil ini turut dihadiri Ketua Umum MES, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, jajaran pengurus, serta perwakilan PD MES Batam. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan MES Kepri sebagai motor penggerak penguatan ekonomi syariah di daerah.
Melalui hasil Rakorwil ini, MES optimistis agenda kerja tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, kolaboratif, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat di Kepulauan Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....