Ansar Tegaskan RSUD Raja Ahmad Tabib Harus Tetap Jadi Rumah Sakit Rujukan Terbaik
- 09 Sep 2026 08:12 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT). Komitmen tersebut disampaikan Gubernur usai mengikuti wawancara dalam rangka Survei Akreditasi Rumah Sakit oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Aula Lantai 4 RSUD RAT, Tanjungpinang.
Dalam survei tersebut, Gubernur Ansar menjadi salah satu pihak yang diwawancarai oleh tiga orang surveior akreditasi, yaitu Ketua Tim Survei Akreditasi KARS, Dr. dr. Tumpal Simatupang,Sp.OG(K), MH, MARS, PhD, FISQua, Anggota dr. Imelda Wijaya, MARS, FISQua, QRMP, CHMEE, CHCEE, dan Ns. Eka Roza Wijaya, S.Kep., M.Kep., FISQua., CPCCP. Wawancara kepala daerah merupakan bagian penting dalam proses penilaian untuk melihat sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, regulasi, pembiayaan, hingga pengembangan sumber daya manusia kesehatan di rumah sakit.
Gubernur Ansar mengatakan, RSUD RAT saat ini telah berstatus paripurna, sehingga pihaknya berupaya maksimal agar predikat tersebut dapat dipertahankan.
"Rumah sakit ini saat berstatus paripurna. Kami lihat apakah paripurnanya masih bisa dipertahankan atau tidak," ujar Gubernur Ansar Ahmad, Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, sistem penilaian akreditasi rumah sakit saat ini semakin ketat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri bersama jajaran RSUD RAT berupaya memberikan penjelasan secara terbuka mengenai berbagai langkah dan kebijakan yang telah dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
"Kita berusaha semaksimal mungkin memberikan penjelasan terhadap apa-apa yang kita lakukan secara realita, yang mudah-mudahan kita tetap paripurna," katanya.
Ansar menegaskan peningkatan kualitas RSUD RAT tidak hanya dilakukan melalui aspek pelayanan, tetapi juga melalui pembenahan infrastruktur. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut meninjau progres awal pembangunan revitalisasi rumah sakit serta rencana pembangunan gedung poliklinik baru.
Ia menilai revitalisasi menjadi kebutuhan penting mengingat semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. "Kita memang tidak bisa mempertahankan rumah sakit kita dengan kondisi seperti ini," ucapnya.
Gubernur juga meminta manajemen RSUD RAT melakukan pengawasan secara ketat terhadap pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung. Menurutnya, investasi pemerintah yang besar harus memberikan hasil yang maksimal dan benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
"Saya tadi minta supaya pihak rumah sakit betul-betul mengawasi kontraktor yang bekerja di sini, Uangnya tidak kecil, tidak sedikit, hasilnya mesti maksimal," ujarnya.
Selain revitalisasi gedung, Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah mempersiapkan penambahan lahan parkir di bagian belakang rumah sakit. Gubernur menyebutkan, lahan seluas sekitar satu hektare tersebut akan segera diproses untuk pengadaan atau pembebasannya.
"Tambahan lahan parkir di belakang, hanya satu hektare, akan segera kita ganti rugi nanti. Nilainya nanti kita tunggu," katanya.
Gubernur Ansar berharap berbagai pembangunan dan pembenahan yang dilakukan dapat mengubah wajah serta kualitas pelayanan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut secara signifikan. "Mudah-mudahan di akhir tahun depan, semua rumah sakit kita sudah berubah," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....