Bulog Tanjungpinang Salurkan Bantuan Beras, Ribuan Masyarakat Menerima Manfaat

  • 19 Agt 2026 12:21 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Perum Bulog Cabang Tanjungpinang mendistribusikan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September. Pada tahap kedua ini, penyaluran dilakukan sekaligus untuk periode tiga bulan kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu, 19 Agustus 2026.

Kepala Perum Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan setiap KPM menerima total 30 kg beras kualitas medium untuk alokasi tiga bulan tersebut. Berbeda dari tahap pertama yang sempat menyertakan komoditas minyak goreng, penyaluran tahap dua ini murni berfokus pada beras.

"Untuk penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September ini, masing-masing penerima mendapatkan 10 kg beras per bulan," ujar Arief Alhadihaq.

Arief menyebutkan, wilayah kerja Perum Bulog Cabang Tanjungpinang mencakup empat kabupaten/kota di Kepulauan Riau (Kepri). Yaitu, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Berdasarkan data penerima, Kota Tanjungpinang mencatatkan jumlah KPM sebanyak 22.174, Kabupaten Lingga 17.006 KPM, Kabupaten Bintan 13.015 KPM, serta Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 6.467 KPM.

Arief menjelaskan, terdapat perubahan dinamika data penerima bantuan jika dibandingkan antara tahap pertama dan tahap kedua. Di Kota Tanjungpinang, terjadi penurunan sebanyak 1.206 KPM, dari yang sebelumnya 23.380 KPM pada tahap pertama menjadi 22.174 KPM pada tahap kedua. Namun, beberapa daerah lain justru mengalami kenaikan jumlah penerima.

“Data ini berasal dari pemerintah pusat melalui pemutakhiran DTKS yang diolah oleh BPS, menjelang alokasi ini, memang ada plus minus data di tiap wilayah, ada yang naik dan ada yang turun sesuai pembaruan dari pusat," ucapnya.

Arief menegaskan, pihaknya tetap memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat merupakan beras Cadangan Pemerintah (CBP) dengan kualitas medium yang aman dan layak dikonsumsi. Penyaluran secara sekaligus ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan keluarga serta menekan fluktuasi harga beras di wilayah Kepri.

“kualitas beras ini sesuai dengan yang dikelola pemerintah, yaitu cadangan pemerintah kualitas medium,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....