Pencemaran Laut Berdampak pada Ekosistem dan Kehidupan Nelayan di Bintan

  • 10 Apr 2026 16:41 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pencemaran laut yang terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Bintan memberikan dampak serius terhadap ekosistem laut serta kehidupan ribuan nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil laut. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya para nelayan tradisional yang setiap hari bergantung pada wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Ketua KNTI Bintan, Syukur Harianto, mengatakan berbagai kendala masih terus dihadapi masyarakat nelayan, terutama nelayan tradisional dan nelayan kecil yang berada di wilayah garis pantai timur Pulau Bintan hingga kawasan pesisir utara Bintan. Menurutnya, sekitar 15.000 nelayan di Kabupaten Bintan rata-rata menggantungkan hidup di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, kondisi laut yang tercemar tentu sangat memengaruhi hasil tangkapan mereka.

“Kurang lebih ada 15.000 nelayan di Kabupaten Bintan yang menggantungkan hidup di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Ketika terjadi pencemaran, tentu yang paling terdampak adalah nelayan kecil,” ujar Syukur, Jumat 10 April 2026.

Ia menjelaskan, beberapa tahun lalu wilayah laut di Bintan pernah mengalami pencemaran dengan intensitas yang terus meningkat. Hal ini diduga seiring berkembangnya investasi, pemanfaatan kawasan pesisir, serta semakin masifnya aktivitas di pulau-pulau kecil.

Selain berdampak pada nelayan, pencemaran laut juga mengancam keseimbangan ekosistem. Limbah yang mencemari perairan dapat merusak habitat ikan, terumbu karang, serta biota laut lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Syukur menambahkan, salah satu jenis limbah yang pernah ditemukan berasal dari minyak hitam yang mencemari perairan. Namun hingga saat ini, penanganan yang lebih konkret dan menyeluruh dinilai masih belum ditemukan.

“Limbah yang ditemukan berasal dari minyak hitam, namun sampai sekarang penanganan yang lebih konkret belum kita temukan,” ucapnya.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi pencemaran laut. Agar ekosistem tetap terjaga dan kehidupan nelayan di Kabupaten Bintan tidak semakin terpuruk.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....