Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri dan Lamun Warrior Gelar Aksi Konservasi Lamun
- 04 Agt 2026 14:10 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan – Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Kelompok Bintan 11 bersama Lamun Warrior Indonesia Foundation menggelar aksi pengumpulan serasah lamun di Pantai Dolphin, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem lamun sekaligus mengenalkan pemanfaatan serasah lamun secara berkelanjutan.
Peserta juga mendapat edukasi mengenai perbedaan lamun hidup dan serasah lamun serta peran lamun dalam menjaga ekosistem pesisir. Co-Founder dan CEO Lamun Warrior Indonesia Foundation, Siti Nurohmatiljanah Setiawan, mengatakan kegiatan itu tidak sekadar membersihkan pantai, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya ekosistem lamun.
"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan kawasan pesisir, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ekosistem lamun sebagai penyangga kehidupan di wilayah pantai," kata Siti, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurutnya, serasah lamun juga memiliki nilai manfaat jika dikelola dengan baik. Serasah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi kompos, kerajinan ramah lingkungan, hingga produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi tanpa merusak ekosistem pesisir.
"Kami juga ingin mendorong pemanfaatan serasah lamun secara berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepri bersama tim Lamun Warrior Indonesia Foundation. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai konservasi pesisir sekaligus pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem lamun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....