WFH: Pemprov Kepri Siapkan Skema Efisiensi tanpa Ganggu Pelayanan

  • 05 Apr 2026 18:56 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan rencana penghematan anggaran tetap memprioritaskan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. Meskipun wacana Work From Home (WFH) mulai dibahas, pemerintah daerah tetap mewajibkan kehadiran fisik mengingat jarak tempuh kantor di Tanjungpinang sangat terjangkau.

Nyanyang menjelaskan bahwa sekitar 80 persen pegawai berdomisili di Tanjungpinang dengan waktu tempuh perjalanan hanya berkisar 10 hingga 20 menit. Mobilitas yang mudah ini menjadi alasan kuat mengapa efisiensi tidak serta-merta dilakukan melalui pengalihan sistem kerja secara masif.

“Pelayanan publik tetap diutamakan kan tidak semuanya WFH, ASN kita hampir 80 persen kan tinggal di Tanjungpinang,” kata Nyanyang Haris Pratamura, Minggu 5 April 2026.

Pemprov Kepri sudah mempersiapkan regulasi dan Surat Edaran (SE) Gubernur Kepri terkait langkah-langkah penghematan energi secara menyeluruh. SE ini tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut Nyanyang, Fokus utama instruksi tersebut adalah menekan penggunaan listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM), Listrik , Air dan operasional kedinasan yang tidak mendesak.

“SE sudah ada , kita menyikapi bagaimana melakukan penghematan BBM pada operasional dinas yang tidak mendesak," ujarnya.

Pemerintah berkomitmen melakukan penghematan pada sektor-sektor yang layak dikurangi tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk langkah antisipatif dalam menyikapi situasi ekonomi dan ketersediaan anggaran daerah.

“Saat ini kita harus berhemat menggunakan air dalam kondisi seperti kekeringan saat ini,” ucapnya.

Kebijakan pemerintah pusat yang tidak menaikkan tarif listrik dan BBM sangat membantu stabilitas beban operasional di daerah. Nyanyang berharap koordinasi yang baik ini dapat menjaga ritme kerja aparatur sipil negara dalam melayani warga Kepulauan Riau.

“Alhamdulillah pemerintah pusat sudah memberikan keringan tidak menaikan BBM ataupun tarif listrik,” katanya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....