Gubernur Ansar Lantik Pejabat Kepri Guna Perkuat Birokrasi

  • 19 Feb 2026 13:58 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi melantik jajaran Pegawai Negeri Sipil untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas. Prosesi pengambilan sumpah ini berlangsung khidmat di Aula Wan Seri Beni, Dompak, pada Kamis 19 Februari 2026.

Pelantikan ini dengan disaksikan oleh Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura dan Penjabat Sekda Kepri, Luki Zaiman Prawira. Pelantikan tersebut mencakup Jabatan Tinggi Pratama, Administrator, hingga Pengawas di lingkungan Pemprov Kepri dengan rincian 9 orang Pejabat Eselon II dan 47 orang pejabat Eselon III.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan di wilayah Kepulauan Riau. Selain untuk penyegaran internal, rotasi ini diharapkan mampu mengakselerasi performa birokrasi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih optimal kepada masyarakat.

Sejumlah nama mengisi posisi strategis sebagai Staf Ahli Gubernur, di antaranya Andri Rizal yang kini membidangi Ekonomi dan Pembangunan, serta Martin Luther Maromon di bidang Sosial, Kesra, dan Pengembangan SDM. Pergeseran ini diharapkan membawa perspektif baru dalam perumusan kebijakan strategis di tingkat pimpinan daerah.

Dalam arahannya, Ansar Ahmad menegaskan bahwa rotasi jabatan adalah prosedur lumrah untuk menjaga keberlangsungan organisasi serta mendukung pengembangan karier ASN. Pengisian posisi ini juga didasari oleh kebutuhan mendesak akibat adanya pejabat yang memasuki masa pensiun maupun untuk memenuhi tuntutan struktur organisasi yang baru.

Gubernur mengingatkan dengan tegas bahwa jabatan merupakan amanah yang menuntut tanggung jawab besar, bukan hak yang bisa dimiliki selamanya. Ia bersama Wakil Gubernur berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi kinerja para pejabat tersebut secara berkala demi memastikan integritas tetap terjaga.

“Saya harap mereka dapat bekerja secara maksimal ya, mengimplementasikan visi misi gubernur dan wagub,” kata Ansar Ahmad.

Selain Staf Ahli, beberapa kepala dinas dan badan juga resmi berganti nakhoda. Guntur Sakti kini memimpin Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran, M. Bisri menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sementara Ika Hasilah dipercaya sebagai Sekretaris DPRD. Posisi krusial lainnya seperti Kepala Biro Pemerintahan diisi oleh Agusman dan Kepala Badan Penghubung oleh Sentot Faisal.

Para pejabat yang baru dilantik dituntut segera meningkatkan kompetensi serta kualifikasi agar tercipta birokrasi yang lebih profesional dan kompetitif. Ansar meminta seluruh ASN memberikan kontribusi nyata di tempat kerja yang baru serta segera melakukan konsolidasi internal demi kelancaran tugas-tugas administratif.

“Pergantian ini sebagai ajang evaluasi dan mengisi kekosongan serta kualifikasi agar tercipta birokrasi yang lebih profesional,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan pada perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Gubernur berharap institusi pelayan publik mampu menjaga kredibilitas dan meningkatkan kualitas layanan sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap urusan mereka.

“Biasa pelantikan itu ada yang puas kecewa dan tidak puas, itu biasa bahwa jabatan itu bukan hak milik melainkan kewajiban dan amanah,” tuturnya.

Gubernur menginstruksikan agar seluruh Kepala OPD bergerak selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disepakati bersama DPRD. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada pimpinan organisasi yang berjalan sendiri-sendiri tanpa mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah yang sah.

Ansar Ahmad memberikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dikukuhkan. Dia berharap dedikasi dan integritas para pejabat tersebut dapat mempermudah langkah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mewujudkan kemajuan bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....