Perumda Tirta Kepri Alihkan Distribusi Air ke Sungai Pulai

  • 12 Feb 2026 22:19 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – PDAM Tirta Kepri melakukan simulasi dan pengalihan distribusi air. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah penyusutan Waduk Sei Gesek.

Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak, menjelaskan, sebelumnya distribusi air full dari jalur Gesek Canal (GC) hingga ke Kota Tanjungpinang. Namun, akibat penyusutan air, pihaknya menyalurkan air sampai ke Batu 10, selanjutnya aliran dialihkan melalui jalur Sungai Pulai hingga ke Kota Tanjungpinang.

”Sebagian dialihkan melalui jalur Sungai Pulai untuk menjaga pasokan ke wilayah terjauh,” ujar Abdur Razak, Jumat, 13 Februari 2026.

Abdur menyebutkan, bahwa kondisi di sungai pulai masih relatif aman dengan ketinggian 2,51 meter dan penyusutan sekitar 3 hingga 4 cm per hari. Sehingga, Ia perkirakan masih dapat mencukupi untuk satu hingga dua bulan ke depan.

”Penyusutan sungai pulai itu sekitar 3 sampai 4 cm saja per hari,” ucapnya.

Abdur mengatakan, sejak pukul 12.00 WIB, suplai untuk wilayah Kota Tanjungpinang yang sebelumnya melalui GC telah dialihkan dari Sungai Pulai. Hal ini juga termasuk, untuk pelanggan di perbatasan wilayah Bintan dan Tanjungpinang.

”Kita melakukan ini per jam 12 tadi dari GC Sampai ke Kota Tanjungpinang,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa langkah ini merupakan bentuk kolaborasi pelayanan bagi masyarakat Bintan dan Tanjungpinang. Sehingga, upaya penghematan air baku distribusi tetap stabil selama musim kemarau.

“Jadi kolaborasi warga Bintan dan warga kota Tanjungpinang,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....