Indomie Jadi Andalan Mahasiswa Tanjungpinang di Akhir Bulan
- 20 Apr 2026 15:47 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Fenomena “tanggal tua” kembali menjadi cerita klasik di kalangan mahasiswa di Kota Tanjungpinang. Ketika kondisi keuangan mulai menipis menjelang akhir bulan, satu menu sederhana namun mengenyangkan kerap menjadi pilihan utama, yakni Indomie.
Makanan instan ini dikenal praktis, murah, dan mudah didapatkan, sehingga menjadi solusi cepat bagi mahasiswa yang harus bertahan dengan sisa uang bulanan. Hampir di setiap kos-kosan mahasiswa, stok mi instan ini selalu tersedia sebagai “penyelamat” di masa sulit.
Salah seorang mahasiswa, Kartika, mengungkapkan bahwa dirinya menyadari risiko kesehatan jika terlalu sering mengonsumsi mi instan. Namun kondisi ekonomi seringkali membuatnya tidak punya banyak pilihan.
“Sesungguhnya Indomie jika dikonsumsi terus menerus juga dapat mengganggu kesehatan, namun karena uang bulanan semakin menipis, terpaksa mengonsumsi Indomie setiap hari,” ujar Kartika, Senin 20 April 2026.
Menurutnya, selain harga yang terjangkau, mi instan juga tidak membutuhkan banyak waktu untuk dimasak, sehingga cocok bagi mahasiswa dengan aktivitas padat. Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mengkreasikan mi instan dengan tambahan telur atau sayur seadanya agar lebih bergizi.
Meski demikian, tenaga kesehatan mengingatkan agar konsumsi makanan instan tidak dilakukan secara berlebihan. Kandungan natrium yang tinggi serta minimnya nutrisi dapat berdampak pada kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Fenomena ini mencerminkan realita kehidupan mahasiswa, khususnya yang merantau di Tanjungpinang, dalam mengelola keuangan bulanan. Di balik kesederhanaannya, seporsi mi instan bukan sekadar makanan, melainkan simbol bertahan hidup di tengah keterbatasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....